Spesifikasi Rantis Brimob yang Tabrak Ojol Hingga Meninggal Saat Demo Buruh

Rantis Brimob
Tangkapan layar rekaman rantis brimob yang tabrak driver ojek online.
0 Komentar

KURASI MEDIA – Tragedi nahas menimpa pengemudi ojek online (ojol) pada aksi demo buruh Kamis, 28 Agustus 2025 kemarin. Driver ojol bernama Affan Kurniawan meninggal dunia usai ditabrak dan terlindas oleh rantis Brimob.

Lewat unggahan video yang beredar di sosial media, kendaraan taktis (rantis) Brimob melaju kencang ditengah kerumunan massa. Rantis yang dibeli dengan uang rakyat tersebut menabrak dan melindas korban.

Korban meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. Insiden ini dikonfirmasi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.

Baca Juga:5 Tuntutan Demo Mahasiswa Hari Ini, Soroti Kasus Ojol Tewas Ditabrak BrimobApa Saja Tuntutan Buruh dalam Demo 28 Agustus 2025? Berikut Daftarnya

“Hari ini kami sangat sekali kehilangan saudara kita, yang mana ada kejadian tadi sore, sehingga dengan adanya kejadian tersebut saya atas nama pimpinan Polda Metro dan atas nama kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam dan turut berduka cita sedalam-dalamnya,” ungkapnya.

Menurut informasi, kendaraan ini dapat memuat setidaknya sekitar 8 hingga 12 orang. Mobil ini punya panjang sekitar 5,33 meter dengan baja yang melapisi seluruh body-nya. Bobot kendaraan ini mencapai 12 ton dengan ketebalan kaca NIJ level 3.

Mobil ini ditenagai mesin 3.200 cc dan diklaim dapat melaju dengan kecepatan 100 km/jam di jalan perkotaan.

Selain itu, rantis ini dibekali mounting gun jenis senapan serbu dan 2 vulcano gas air mata kaliber 38mm dan dapat menampung hingga 15 peluru gas air mata yang dapat ditembakkan secara otomatis maupun manual.

Mobil yang menabrak Affan ini merupakan jenis kendaraan patroli jarak jauh yang bisa digunakan untuk berbagai tugas operasi. Mobil ini bisa dipakai untuk operasi patrol jarak jauh, pengamanan VVIP, penanganan unjuk rasa, hingga kendaraan pertempuran konvensional.

“Rantis patroli jarak jauh dengan kemampuan dan durabilitas dan tersertifikasi untuk pengamanan dan penyelamatan, penanganan unjuk rasa, pengamanan VIP dan sebagai kendaraan taktis pertempuran konvensional,” demikian dikutip dari video di Instagram Humas Korps Brimob. **

0 Komentar