Pengamat politik menilai, peristiwa ini menjadi sinyal serius tentang tingginya ketidakpuasan publik terhadap elite politik. “Kemarahan warga ini sebenarnya akumulasi dari kekecewaan yang lama dipendam. Namun tetap saja, menjarah dan merusak bukan solusi,” kata salah satu pengamat.
Peristiwa penggerudukan rumah Ahmad Sahroni memperlihatkan eskalasi ketegangan antara masyarakat dengan wakil rakyat. Meski warga melampiaskan kekesalan terhadap sikap politiknya, aksi penjarahan dan perusakan jelas berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelaku.
Saat ini, masyarakat menunggu respons Sahroni sekaligus langkah cepat aparat untuk mengendalikan situasi agar tidak meluas menjadi konflik lebih besar. (**)