Easycash dan IA-SBM ITB Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa Lewat Kuliah Umum Bulan Fintech Nasional

Easycash dan IA-SBM ITB Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa Lewat Kuliah Umum Bulan Fintech Nasional
Easycash dan IA-SBM ITB Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa Lewat Kuliah Umum Bulan Fintech Nasional.
0 Komentar

Ia menekankan bahwa kerja sama antara alumni, universitas, dan pelaku industri menjadi penting untuk mempersiapkan lulusan yang memahami dinamika ekonomi digital, manajemen risiko, serta keamanan layanan keuangan.

Novrizal juga mengapresiasi Easycash yang bersedia hadir memberikan edukasi langsung kepada mahasiswa.

Easycash Perkenalkan Modul Bijak Keuangan (MOJANG)

Dalam sesi kuliah umum ini, Easycash memperkenalkan Modul Bijak Keuangan (MOJANG), materi literasi finansial praktis yang mencakup piramida perencanaan keuangan, metode budgeting 50-30-20, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga pentingnya reputasi kredit.

Wildan menjelaskan bahwa mahasiswa harus memahami realitas finansial sejak dini.

Baca Juga:Mayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik Neurobehavior untuk Perkembangan AnakLink Live Streaming Madura United vs Persib di Pekan 14 Super League 2025/2026

“Kita perlu bijak dalam menentukan pengeluaran apa yang harus kita lakukan. Karena dengan adanya inflasi, kebutuhan hidup akan selalu naik, sementara peningkatan pendapatan tidak secepat peningkatan biaya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya persiapan menghadapi risiko tak terduga seperti sakit atau kebutuhan darurat.

“Kesimpulannya, kita butuh mengatur keuangan dengan tujuan tidak hanya untuk berhemat, tetapi juga mempersiapkan diri menghadapi hal yang tidak pasti, dan menjaga masa depan yang baik,” tutur Wildan.

Wildan turut membagikan tiga tips keuangan praktis untuk mahasiswa:

  1. Mencatat semua pendapatan dan pengeluaran untuk mengetahui kesehatan finansial.
  2. Menggunakan metode budgeting 50:30:20, di mana 50 persen untuk kebutuhan dasar, 30 persen untuk keinginan atau cicilan, dan 20 persen untuk tabungan atau investasi.
  3. Konsisten membedakan kebutuhan dan keinginan agar kondisi finansial tetap stabil.

Waspada Penipuan Digital: Jangan Unduh Aplikasi di Luar App Store / Play Store

Selain mengelola keuangan, mahasiswa juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital.

Wildan menekankan bahwa pelaku penipuan kini semakin lihai meniru pola komunikasi dan memanfaatkan celah keamanan.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak pernah mengunduh aplikasi di luar App Store atau Play Store, karena pola tersebut merupakan tanda bahaya yang sering muncul dalam kasus penipuan dan pinjol ilegal.

Akses aplikasi terhadap kontak atau galeri tanpa alasan jelas juga patut dicurigai.

Jika terlanjur terlibat pinjol ilegal, masyarakat dapat:

  1. Melapor ke OJK atau Indonesia Anti Scam Centre (IASC),
  2. Menghapus aplikasi mencurigakan,
  3. Mengganti kata sandi,
  4. Mengumpulkan bukti komunikasi atau transaksi.
0 Komentar