Kinerja Perbankan Jawa Barat Tumbuh Positif dan Terjaga Stabil

OJK
Kinerja Perbankan Jawa Barat Tumbuh Positif dan Terjaga Stabil
0 Komentar

Adapun lima wilayah dengan penyaluran kredit terbesar meliputi: Kabupaten Bekasi (Rp174,66 triliun; 16,85 persen), Kabupaten Bogor (Rp141,62 triliun; 13,67 persen), Kota Bandung (Rp131,74 triliun; 12,71 persen), Kota Bekasi (Rp79,43 triliun; 7,67 persen), dan Kabupaten Karawang (Rp76,81 triliun; 7,41 persen).

Dilihat dari jenis usaha, kegiatan perbankan Bank Umum dan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Jawa Barat masih didominasi oleh konvensional dengan pangsa pasar terhadap Aset, DPK, dan Kredit masing-masing 90,11 persen (Rp939 triliun), 88,88 persen (Rp653 triliun), dan 88,87 persen (Rp920 triliun).

Sementara itu, perbankan syariah memiliki pangsa pasar Aset, DPK, dan Kredit masing-masing 9,89 persen (Rp103 triliun), 11,12 persen (Rp82 triliun), dan 11,23 persen (Rp116 triliun).

Baca Juga:OJK Cabut Izin Usaha PT Solusi Gadai MandiriOJK Cabut Izin Usaha PT Crowde Membangun Bangsa

Berdasarkan fungsinya, perbankan Jawa Barat per Oktober 2025 didominasi oleh Bank Umum dengan pangsa Aset 96,79 persen (Rp1.009 triliun), DPK 96,82 persen (Rp712 triliun), dan Kredit 97,63 persen (Rp1.011 triliun). Sisanya merupakan BPR dan BPR Syariah (BPRS) dengan pangsa Aset 3,21 persen (Rp34 triliun), DPK 3,18 persen (Rp23 triliun), dan Kredit 2,37 persen (Rp25 triliun).

Perkembangan Penyaluran Kredit UMKM dan KUR

Secara nasional, penyaluran Kredit UMKM berdasarkan lokasi proyek per Oktober 2025 mencapai Rp1.498,74 triliun. Di Jawa Barat, total penyaluran Kredit UMKM mencapai Rp186,93 triliun atau 12,47 persen dari total nasional. Jawa Barat menempati posisi kedua penerima Kredit UMKM terbesar setelah Jawa Timur (Rp225,47 triliun).

Jumlah rekening UMKM di Jawa Barat tercatat sebanyak 3.472.550, turun 331.037 rekening atau 8,22 persen yoy dibandingkan Oktober 2024. Lima wilayah penyaluran Kredit UMKM terbesar di Jawa Barat yaitu: Kota Bandung (Rp25,83 triliun), Kabupaten Bekasi (Rp16,77 triliun), Kabupaten Bogor (Rp15,18 triliun), Kabupaten Bandung (Rp13,81 triliun), dan Kota Bekasi (Rp12,48 triliun).

Untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga September 2025 sebanyak 428.495 pelaku usaha di Jawa Barat telah memanfaatkan pembiayaan KUR dengan total penyaluran Rp23,27 triliun dan outstanding sebesar Rp20,03 triliun.

Berdasarkan skema pembiayaan, KUR Mikro mendominasi dengan porsi 64,90 persen dari total outstanding KUR Jawa Barat, diikuti KUR Kecil (34,43 persen), KUR Supply Rumah (0,36 persen), KUR TKI (0,15 persen), KUR Super Mikro (0,13 persen), KUR Demand Rumah (0,02 persen), dan KUR Khusus (0,01 persen).

0 Komentar