KURASI MEDIA – Teks khutbah Jumat 2 Januari 2026 yang bisa dibacakan oleh para khatib pada pelaksanaan sholat Jumat, nanti.
Teks Khutbah Jumat 2 Januari 2026 kali ini, akan membahas mengenai “Muhasabah di Awal Tahun, Menata Hidup dengan Ketakwaan”.
Tidak terasa, tahun 2025 yang penuh cobaan telah usai kita lewati. Kini periode awal 2026 pun sudah tiba. Meski tertatih-tatih, kita patut bersyukur atas segala anugerah Tuhan yang ada di setiap episode masa lalu.
Baca Juga:Jadwal Persib vs Ratchaburi FC di 16 Besar ACL Two: Away Dulu ke ThailandHadapi Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Pede Persib Lolos 8 Besar ACL Two
Namun selanjutnya, di fase peralihan ini, sepantasnya kita bermuhasabah. Sebanyak apa dosa yang telah kita lakukan?
Sudah menyiapkan bekal untuk kehidupan akhirat secara maksimal atau belum? Jika tidak, mari kita segera introspeksi diri untuk kehidupan yang lebih baik.
Teks Khutbah Jumat
Melansir dari laman NU Online, berikut teks khutbah Jumat 2 Januari 2026 yang membahas tentang muhasabah di awal tahun, menata hidup dengan ketakwaan.
Khutbah I
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ دَعَا عِبَادَهُ إِلَى مُحَاسَبَةِ النَّفْسِ قَبْلَ الْحِسَابِ، وَنَبَّهَهُمْ إِلَى تَقْوَى اللّٰهِ فِي السِّرِّ وَالْجَهْرِ وَالِإرْتِيَابِ، وَأَمَرَهُمْ أَنْ يَنْظُرُوا مَا قَدَّمُوا لِغَدِهِمْ مِنَ الْعَمَلِ وَالإِكْتِسَابِ، لِيَكُونَ ذَلِكَ سَبَبًا لِتَنَاوُلِ رِضَا الرَّبِّ الْوَهَّابِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَ أَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ .فَيَا أَيُّهَا المُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيَ بِتَقْوَى اللّٰهِ فِي كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ، كَمَا قَالَ اللّٰهُ تَعَالَى :وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَاِيَّاكُمْ اَنِ اتَّقُوا اللّٰهَ ۗوَاِنْ تَكْفُرُوْا فَاِنَّ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَنِيًّا حَمِيْدًا
Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah
Sepantasnyalah kita senantiasa memanjatkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT, di setiap waktu dan dalam segala keadaan.
Sebab hingga saat ini, kita masih dianugerahi berbagai nikmat dan kebaikan oleh-Nya, di antaranya adalah hidayah yang tercermin dalam keimanan dan keislaman.
Berkat rahmat-Nya pula, kita masih dikaruniai kesehatan jasmani serta ketenteraman jiwa yang dapat kita rasakan sepanjang waktu.
Oleh karena itu, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT. Alhamdulillah.
Baca Juga:Federico Barba Segera Tinggalkan Persib, Stefano Beltrame Jilid II?Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Rabu 31 Desember 2025: Merosot Jelang Tahun Baru
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Agung Muhammad SAW.
Berkat risalah dan perjuangan beliau, kita memperoleh keselamatan dan kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat kelak.
Semoga shalawat dan salam itu juga tercurah kepada keluarga beliau, para sahabat, para ulama, serta seluruh umat yang setia mengikuti jejak dan sunnah beliau.
Mudah-mudahan Allah SWT menganugerahkan kepada mereka ampunan dan ridha di sisi-Nya.
Selanjutnya, marilah kita bersama-sama meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT, dengan senantiasa melaksanakan seluruh perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Karena hakikat ketakwaan merupakan wasiat Allah SWT yang berlaku bagi seluruh umat manusia, termasuk umat-umat terdahulu.
