Teks Khutbah Jumat 2 Januari 2026: Muhasabah di Awal Tahun, Menata Hidup dengan Ketakwaan

Teks Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat tentang tahun baru. (Pixabay/Mohamed_hassan)
0 Komentar

Sebab dengan membiasakan diri bertakwa, kita akan memperoleh keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat.

Wahbah az-Zuhaili dalam kitab Tafsir al-Munir, jilid XXVII halaman 102, menafsirkan ayat tersebut sebagai berikut:

أَيْ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ صَدَّقُوا بِاللّٰهِ تَعَالَى وَرَسُولِهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، اِفْعَلُوا مَا أَمَرَ اللّٰهُ بِهِ، وَاتْرُكُوا مَا زَجَرَ عَنْهُ، وَاتَّقُوا عِقَابَهُ، وَلْتَتَأَمَّلْ نَفْسٌ أَيَّ شَيْءٍ قَدَّمَتْ مِنَ الأَعْمَالِ الصَّالِحَةِ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَحَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا، وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَكُرِّرَ الأَمْرُ بِالتَّقْوَى لِلتَّأْكِيدِ وَالْحَثِّ عَلَى مَا يَنْفَعُ فِي الآخِرَةِ فَإِنَّ اللّٰهَ لَا تَخْفَىٰ عَلَيْهِ مِنْ أَعْمَالِكُمْ وَأَحْوَالِكُمْ خَافِيَةٌ، فَهُوَ مُجَازِيكُمْ بِأَعْمَالِكُمْ صَغِيرِهَا وَكَبِيرِهَا، قَلِيلِهَا وَكَثِيرِهَا

Artinya: “Wahai orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya, laksanakanlah apa yang telah Allah perintahkan dan tinggalkanlah apa yang telah Dia larang. Takutlah kalian kepada siksa-Nya. Hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang telah ia persiapkan berupa amal-amal saleh untuk hari Kiamat. Bermuhasabah-lah atas diri kalian sebelum kalian dihisab. Bertakwalah kepada Allah. Perintah takwa ini diulang sebagai penegasan serta dorongan untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat di akhirat. Sesungguhnya tidak ada satu pun perbuatan kalian yang tersembunyi bagi-Nya. Maka Dia akan membalas kalian atas seluruh amal perbuatan kalian, baik yang kecil maupun yang besar, yang sedikit maupun yang banyak.”

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah SWT,

Baca Juga:Jadwal Persib vs Ratchaburi FC di 16 Besar ACL Two: Away Dulu ke ThailandHadapi Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Pede Persib Lolos 8 Besar ACL Two

Momentum peralihan tahun 2025 menuju tahun 2026 merupakan waktu yang sangat tepat bagi kita untuk melakukan introspeksi diri.

Segala bentuk keburukan yang telah kita lakukan sepanjang tahun 2025 hendaknya tidak kita ulangi kembali di tahun 2026.

Sebaliknya, kita harus bertekad dan berkomitmen bahwa tahun 2026 ini harus lebih baik, serta dihiasi dengan amal saleh dan peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT.

Mengapa tahun ini harus lebih baik daripada tahun sebelumnya? Karena dengan demikian, kehidupan kita akan senantiasa dilimpahi keberkahan oleh Allah SWT.

Imam Al-Ashbahani dalam kitab Hilyatul Awliya’, jilid VIII halaman 35, menjelaskan tentang keharusan setiap insan untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam penjelasannya, ia menukil kisah mimpi Hasan al-Bashri yang di dalamnya terdapat nasihat Rasulullah SAW sebagai berikut:

إِبْرَاهِيمُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ: سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ بْنَ أَدْهَمَ يَقُولُ: بَلَغَنِي أَنَّ الْحَسَنَ الْبَصْرِيَّ رَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَنَامِهِ، فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللّٰهِ عِظْنِي قَالَ: مَنِ اسْتَوَى يَوْمَاهُ فَهُوَ مَغْبُونٌ، وَمَنْ كَانَ غَدُهُ شَرًّا مِنْ يَوْمِهِ فَهُوَ مَلْعُونٌ، وَمَنْ لَمْ يَتَعَاهَدِ النُّقْصَانَ مِنْ نَفْسِهِ فَهُوَ فِي نُقْصَانٍ، وَمَنْ كَانَ فِي نُقْصَانٍ فَالْمَوْتُ خَيْرٌ لَهُ

Artinya: Ibrahim bin Basyar berkata, Aku mendengar Ibrahim bin Adham berkata, Telah sampai kepadaku bahwa Hasan al-Bashri bermimpi melihat Nabi Muhammad Saw. Ia berkata, “Wahai Rasulullah, berilah aku nasihat.” Beliau bersabda: “Barang siapa hari ini sama dengan kemarin, maka ia adalah orang yang merugi. Barang siapa hari esoknya lebih buruk daripada hari ini, maka ia adalah orang yang celaka. Barang siapa tidak senantiasa mengoreksi kekurangan dalam dirinya, maka ia berada dalam kemunduran. Dan barang siapa berada dalam kemunduran, maka kematian lebih baik baginya.”

0 Komentar