KURASI MEDIA – Di sudut kelas yang penuh coretan, Doa—si anak lelaki lusuh yang hanya berani bicara lewat gambar—menyimpan satu rahasia besar: ia jatuh cinta pada Gadis, sang primadona sekolah. Namun, sebelum kata sempat terucap, takdir memaksa mereka melangkah ke arah yang berbeda.
Doa bertahan di jantung kota (ITB), sementara Gadis harus berkelana ke pinggiran Jatinangor (UNPAD). Jarak yang terlihat dekat di peta, ternyata menjadi labirin emosi yang penuh lika-liku.
Tahun 2026 ini, Bosmat Sevacter kembali menggebrak panggung! Mengambil inspirasi dari karya legendaris Pidi Baiq, kami sajikan sebuah pertunjukan kabaret penuh warna, komedi segar, dan drama yang mengiris hati.
TENTANG BOSMAT SEVACTER
Baca Juga:Prediksi Susunan Pemain Persik vs Persib: Maung Bandung Tanpa Tiga Pilar UtamanyaBerkolaborasi dengan Femmiora, Abby N Bev Gelar Beauty Event Terbesar di Bandung
Berakar dari semangat teater sejak tahun 1985 di SMA Negeri 7 Bandung, BOSMAT
(Bocah-Bocah SMA Tujuh) telah berevolusi menjadi ikon kabaret di Kota Kembang. Melintasi berbagai zaman, Bosmat terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilangan jati dirinya sebagai penghibur panggung yang autentik.
Perjalanan besar Bosmat diperkuat di bawah arahan tangan dingin Dimasta dan Argin Hasta (P-Project) sejak 2003, yang membawa warna parodi segar dan jam terbang tinggi hingga ke panggung nasional. Memasuki tahun 2022, tongkat estafet kepelatihan dilanjutkan oleh Tatan Oscar, yang juga menaungi SEVACTER (SMP Negeri 7 Bandung).
Kolaborasi lintas generasi antara SMA dan SMP ini melahirkan kekuatan baru yang dominan. Kini, BOSMAT SEVACTER tidak hanya dikenal sebagai tim kabaret nomor satu di Bandung, tetapi juga magnet panggung di Jawa Barat yang setiap penampilannya selalu dinantikan oleh ribuan pasang mata.
AWAL MULA IDE PAGELARAN “SUDAH JANGAN DI JATINANGOR”
4 Dekade Berkarya, Satu Panggung Legendaris
Setelah sukses memukau publik lewat deretan karya ikonik seperti Ada Gajah di Atas Langit (2016), Wak Golok (2018), hingga fenomena Legenda Sangkuriang (2025), Bosmat Sevacter kembali membuktikan eksistensinya. Bertepatan dengan perayaan Anniversary ke-40, tahun 2026 menjadi momentum kembalinya energi kreatif kami setelah sempat vakum selama dua tahun dalam pagelaran.
Kolaborasi Emas: Bosmat Sevacter x Pidi BaiqSesuatu yang besar lahir dari pertemuan para maestro. Tim kreator yang digawangi oleh Argin Hasta, Dimasta, dan Tatan Oscar, bersama produser Argan Hasta, Cakra Dewa, & Timur Ali, resmi menggandeng sang “Ayah” seniman multitalenta, Pidi Baiq.
