Teks Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Muhasabah Sebelum Hisab, Jalan Meraih Kebahagiaan Akhirat

Teks Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat tentang muhasabah diri. (Pixabay/geralt)
0 Komentar

KURASI MEDIA – Teks khutbah Jumat 9 Januari 2026 yang bisa dibacakan oleh para khatib pada pelaksanaan sholat Jumat, nanti.

Teks Khutbah Jumat 9 Januari 2026 kali ini, akan membahas mengenai “Muhasabah Sebelum Hisab, Jalan Meraih Kebahagiaan Akhirat”.

Muhasabah diri merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam yang mengajak setiap Muslim untuk senantiasa mengoreksi dan menilai kembali amal perbuatannya sebelum kelak dihisab oleh Allah Ta’ala.

Baca Juga:Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Kamis 8 Januari 2026Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Kamis 8 Januari 2026

Dengan muhasabah, seorang hamba akan lebih berhati-hati dalam bersikap, menahan hawa nafsu, serta memperbaiki kekurangan diri agar selamat di dunia dan bahagia di akhirat.

Teks Khutbah Jumat

Melansir dari laman NU Online, berikut teks khutbah Jumat 9 Januari 2026 yang membahas tentang muhasabah sebelum hisab jadi jalan meraih kebahagiaan akhirat.

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ غَافِرِ الذَّنْبِ، وَقَابِلِ التَّوْبِ، شَدِيْدِ الْعِقَابِ، ذِي الطَّوْلِ، لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ، إِلَيْهِ الْمَصِيْرُ، دَبَّرَ فَأَحْكَمَ التَّدْبِيْرَ، وَقَدَّرَ وَشَاءَ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةً أَسْأَلُ رَبِّي لِي وَلَكُمْ بِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنْ يُجِيْرَنَا مِنْ نَارِ السَّعِيْرِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، الْهَادِيَ الْبَشِيْرَ، وَالْقَمَرَ الْمُنِيْرَ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الطَّيِّبِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَظِيْمِ، اِتَّقُوا اللهَ فَإِنَّ تَقْوَاهُ أَفْضَلُ مُكْتَسَبٍ، وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ تَعَالَى يَقُوْلُ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: وَإِنْ تُبْدُوا مَا فِي أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللهُۖ

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Mengawali khutbah pada siang hari yang penuh keberkahan ini, khatib berwasiat kepada kita semua, terutama kepada diri khatib pribadi untuk senantiasa berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Ta’ala, satu-satunya Tuhan yang wajib dan berhak disembah, Pencipta segala sesuatu, yang menakdirkan terjadinya segala sesuatu, Maha Kuasa atas segala sesuatu, tidak membutuhkan kepada segala sesuatu dan berbeda dengan segala sesuatu, yang tidak membutuhkan kepada tempat dan arah serta Maha Suci dari bentuk dan ukuran.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Allah Ta’ala Maha Mengetahui apa pun yang terjadi di alam raya ini. Dia senantiasa mengetahui seluruh keadaan hamba-hamba-Nya, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

Karenanya, hamba yang beruntung dan berbahagia adalah yang selalu mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, berpegang pada petunjuk, ajaran, dan bimbingannya.

Hamba yang sukses dan selamat adalah yang takut akan hari perhitungan, sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an surah An-Nazi’at ayat 40-41:

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ ۝٤٠ فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ ۝٤١

Artinya, “Adapun orang yang takut kelak akan dihisab oleh Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surga adalah tempat tinggalnya.”

Baca Juga:Jadwal Persib vs Persija di Pekan 17 Super League 2025/2026Jadwal Pekan 17 Super League: Dipanaskan Duel Persib vs Persija

وَأَمَّا مَنۡ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ Yakni, ia takut akan pertanyaan di hari perhitungan saat ia dihisab dan mempersiapkan diri untuk kehidupan setelah mati dengan menjauhi hal-hal yang diharamkan serta menunaikan kewajiban yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala tetapkan atas dirinya.

0 Komentar