Teks Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Muhasabah Sebelum Hisab, Jalan Meraih Kebahagiaan Akhirat

Teks Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat tentang muhasabah diri. (Pixabay/geralt)
0 Komentar

وَنَهَى ٱلنَّفۡسَ عَنِ ٱلۡهَوَىٰ Yakni, ia menahan dirinya dari keinginan hawa nafsu yang tercela, yaitu apa yang diinginkan oleh hawa nafsu yang senantiasa mengajak kepada keburukan, yang bertentangan dengan syariat Allah Ta’ala.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Salah satu sebab utama seseorang takut akan hisab di akhirat dan menahan diri dari keinginan hawa nafsu tercela adalah dengan senantiasa muhasabah (mengintrospeksi) dan mengawasi dirinya.

Muhasabah yang sejati adalah muhasabah yang pahit, yakni berani mengatakan dan melakukan kebenaran meskipun terasa pahit.

Baca Juga:Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Kamis 8 Januari 2026Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Kamis 8 Januari 2026

Sebagian orang ketika mulai memuhasabah dirinya, mendapati bahwa ia telah memakan harta orang lain, merampas tanah orang lain, atau melanggar hak-hak sesama.

Ketika ia ingin mengembalikannya, terasa sulit baginya, sehingga menjadi pahit untuk dilakukan. Andai saja ia mengikuti nasihat Sayyidina Umar radhiyallahu ‘anhu:

حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا، وَزِنُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُوزَنُوا، فَإِنَّهُ أَهْوَنُ عَلَيْكُمْ فِي الْحِسَابِ غَدًا أَنْ تُحَاسِبُوا أَنْفُسَكُمُ الْيَوْمَ، وَتَزَيَّنُوا لِلْعَرْضِ الْأَكْبَرِ. يَوْمَئِذٍ تُعْرَضُونَ لَا تَخْفَىٰ مِنْكُمْ خَافِيَةٌ ۝١٨

Artinya, “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, timbanglah diri kalian sebelum kalian ditimbang. Sesungguhnya akan lebih ringan bagi kalian di hari perhitungan kelak jika kalian menghisab diri kalian hari ini. Dan bersiaplah untuk menghadapi ‘Hari Perhitungan’, sebagaimana firman Allah: ‘Pada hari itu kalian akan dihisab oleh Allah, tiada sesuatu pun dari kalian yang tersembunyi.’” (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam kitab az-Zuhd)

Oleh karena itu, barang siapa yang memuhasabah dirinya di dunia, maka akan terasa ringan baginya urusan di akhirat.

Dan konsekuensi dari muhasabah diri, jika kita berbuat maksiat, adalah segera bertobat.

Ma’asyiral Muslimin rahimakullah,

Sesungguhnya manusia di dunia ini senantiasa berada dalam jihad melawan hawa nafsu, melawan setan dari kalangan manusia maupun jin, serta melawan dunia yang fana ini.

Dalam sebuah pertempuran, manusia bisa saja terluka, namun yang benar-benar membinasakan adalah ketika ia duduk diam dan malas berjuang.

Baca Juga:Jadwal Persib vs Persija di Pekan 17 Super League 2025/2026Jadwal Pekan 17 Super League: Dipanaskan Duel Persib vs Persija

Setiap hari begitu kita bangun dari tidur, sesungguhnya kita kembali memasuki medan pertempuran, medan jihad. Dan akhir dari pertempuran ini hanyalah ketika ajal kita tiba, bukan sebelumnya.

Sebagian orang menyangka bahwa jika ia telah shalat, berpuasa, dan bertobat kepada Allah, maka ia telah terbebas dari godaan setan dan selamat dalam pertempuran ini.

0 Komentar