KURASI MEDIA – Gelandang Persib Bandung, Thom Haye mendapat pengalaman kurang mengenakkan pasca laga derby melawan Persija Jakarta di pekan 17 Super League 2025/2026.
Skuad Pangeran Biru berhasil memenangkan derby melawan Macan Kemayoran, yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Minggu 11 Januari 2026 sore WIB.
Kemenangan tersebut didapat Persib melalui gol tunggal Beckham Putra, yang memanfaatkan kesalahan antisipasi bek Persija, Bruno Tubarao saat hendak memotong umpan Berguinho.
Baca Juga:Jinakkan Persija, Persib Jadi Juara Paruh Musim Super League 2025/2026Cek Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Senin 12 Januari 2026
Dengan hasil ini, membuat Maung Bandung kembali ke puncak klasemen dengan perolehan 38 poin, sekaligus menutup putaran pertama sebagai juara paruh musim Super League 2025/2026.
Namun sayangnya kemenangan ini harus tercoreng, setelah Thom Haye mendapat ancaman yang diberikan oleh oknum suporter yang tidak bertanggung jawab. Ancaman tersebut didapatkannya selepas pertandingan.
Dalam akun instagram pribadinya, Haye menuliskan jika dirinya mendapat teror berupa ancaman pembunuhan dari oknum suporter. Bahkan keluarganya pun turut mendapat teror tersebut.
Pemain berusia 30 tahun tersebut menyayangkan hal ini. Sebab menurut Haye seharusnya rivalitas hanya berlaku selama 90 menit pertandingan berlangsung.
Haye meminta kepada para oknum suporter yang tidak bertanggung jawab ini untuk menghentikan ancaman maupun teror kepada ia dan keluarganya.
Selain itu, pemain bernomor punggung 33 tersebut pun mengajak seluruh elemen untuk menjaga kondusifittas demi kemajuan sepak bola Indonesia di masa mendatang.
Berikut pesan Thom Haye selepas pertandingan Persib vs Persija yang disampaikan melalui akun instagram pribadinya.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Senin 12 Januari 202630 Kode Redeem Free Fire Terbaru 11 Januari 2026, Raih Senjata Diamond Gratis Sebelum Kedaluwarsa!
Kami memenangkan derbi hari ini dan saya bangga dengan tim kami dan Bobotoh.
Saya benar-benar percaya sepak bola Indonesia memiliki potensi. Semangat dan atmosfernya sangat istimewa.
Pada saat yang sama saya merasa sedih, sangat disayangkan terlalu banyak pertandingan yang dibayangi oleh perilaku tidak hormat dan pelanggaran yang tidak perlu.
Sangat menyedihkan melihat para pemain berkontribusi pada hal ini dan merusak kualitas permainan. Yang gila adalah jika Anda berbicara tentang hal itu, mereka malah ingin berkelahi lebih banyak. Rasa hormat sangat penting untuk pertumbuhan permainan.
Dan satu hal terakhir… Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya ingin dengan hormat meminta orang-orang yang mengirimkan harapan kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu.
