Pada tahun anggaran 2025, Diskominfo Kabupaten Bandung mencatat penurunan signifikan dana kemitraan media.
Penurunan tersebut terjadi secara menyeluruh dan berdampak pada seluruh mitra.
Di sisi lain, kebijakan fiskal nasional juga memengaruhi besaran dana transfer pusat ke daerah. Kondisi ini mempersempit ruang fiskal Kabupaten Bandung.
“Pengurangan anggaran tidak menyasar kelompok tertentu. Seluruh mitra merasakan dampaknya secara proporsional,” tegasnya.
Baca Juga:Melayani Sepenuh Hati, PLN Icon Plus Lakukan Kunjungan Pelanggan dan Visit Cluster di Area TasikmalayaCek Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Kamis 15 Januari 2026
Sejak 2017, Diskominfo Kabupaten Bandung terus membenahi administrasi kemitraan media. Langkah ini bertujuan menciptakan tata kelola yang tertib, transparan, dan terukur.
Saat ini, Diskominfo mengelola relasi media melalui tiga pendekatan utama.
Pendekatan tersebut meliputi komunikasi personal, kerja sama formal dengan perusahaan media, serta sinergi melalui organisasi profesi.
Melalui jalur organisasi, Diskominfo menjalin kemitraan dengan PWI, IJTI, dan berbagai forum wartawan.
Upaya ini bertujuan menjaga soliditas dan mencegah polarisasi di kalangan insan pers.
“Kami ingin membangun relasi media yang seimbang dan profesional,” kata Sandi.
Menghadapi tahun kerja 2026, Diskominfo telah merumuskan pola kemitraan baru bersama Kepala Dinas.
Pembahasan tersebut menitikberatkan pada efektivitas publikasi dan kebutuhan strategis daerah.
Selain publikasi rutin, Diskominfo juga menyiapkan dukungan publikasi tematik sesuai arahan pimpinan daerah.
Skema ini mendukung penyebaran informasi pembangunan secara lebih terarah.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Kamis 15 Januari 2026Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Rabu 14 Januari 2026
“Prinsip kami jelas, merangkul semua pihak. Keterbatasan anggaran tidak boleh memicu pengelompokan,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Diskominfo akan mengonsultasikan pengembangan relasi media kepada Bupati Bandung. Langkah ini diharapkan memperkuat keterbukaan informasi publik.
“Kami ingin menjaga hubungan yang harmonis dan produktif dengan insan pers,” pungkasnya. (*)
