Siap-siap Nangis! Review Film Netflix Even If This Love Disappears Tonight

Siap-siap Nangis! Review Film Netflix Even If This Love Disappears Tonight
Even If This Love Disappears Tonight
0 Komentar

KURASI MEDIA – Netflix kembali menghadirkan film romansa Korea yang sukses mencuri perhatian penonton berjudul Even If This Love Disappears from the World Tonight. Film ini bukan sekadar kisah cinta remaja biasa, melainkan drama emosional yang mengangkat tema ingatan, kehilangan, dan ketulusan cinta dengan pendekatan yang sunyi namun menghantam perasaan.

Sejak dirilis, film ini banyak dibicarakan karena ceritanya yang sederhana tetapi menyayat, serta mampu membuat penonton terhanyut hingga akhir.

Sinopsis Singkat

Even If This Love Disappears from the World Tonight mengisahkan Seo-yoon, seorang siswi SMA yang menderita gangguan ingatan jangka pendek. Setiap kali ia tertidur, seluruh ingatan tentang hari sebelumnya akan hilang. Hidupnya berubah ketika ia bertemu Jae-won, seorang pemuda pendiam yang secara perlahan hadir dalam kesehariannya.

Baca Juga:Fix Auto Maraton! Drakor Terbaru 2026 Ini Bikin Penasaran Sejak Episode 1Drakor Terbaru 2026 Ini Langsung Bikin Ketagihan Sejak Episode 1 Auto Maraton!

Hubungan mereka berjalan dengan aturan tak biasa: setiap hari adalah awal yang baru. Jae-won harus kembali memperkenalkan dirinya, menulis catatan, dan menciptakan kenangan agar Seo-yoon dapat mengenal kembali perasaan yang sama setiap pagi. Dari kondisi inilah, tumbuh cinta yang rapuh namun tulus, dibangun bukan dari ingatan, melainkan dari tindakan.

Pemeran dan Akting

Film ini dibintangi oleh:

  • Choo Young-woo sebagai Jae-won
  • Shin Si-a sebagai Seo-yoon

Keduanya menampilkan akting yang tenang dan natural. Shin Si-a berhasil memerankan karakter dengan keterbatasan memori tanpa terlihat dibuat-buat, sementara Choo Young-woo menghadirkan sosok pasangan yang penuh kesabaran dan pengorbanan.

Chemistry keduanya menjadi kekuatan utama film ini, membuat kisah cinta mereka terasa nyata dan menyentuh.

Review Cerita dan Emosi

Keunggulan utama film ini terletak pada kesederhanaan narasi. Tidak ada konflik besar yang bombastis, namun justru di situlah kekuatannya. Cerita berkembang perlahan, fokus pada momen kecil, kebersamaan singkat, dan rasa kehilangan yang terus membayangi.

Film ini berhasil:

  • Menggambarkan cinta sebagai tindakan, bukan sekadar kata
  • Menunjukkan bagaimana kenangan membentuk identitas dan hubungan
  • Menghadirkan kesedihan tanpa harus memanipulasi emosi penonton

Namun, bagi sebagian penonton, tempo cerita yang tenang dan repetitif bisa terasa lambat. Film ini menuntut kesabaran dan keterlibatan emosional penuh.

0 Komentar