Pinjaman Rp50 Juta
Sedangkan pada pinjaman Rp50 juta dengan tenor 36 bulan, cicilan mencapai sekitar Rp1,5 jutaan per bulan. Kredit pada level ini umumnya digunakan untuk pengembangan usaha, termasuk pembelian peralatan baru atau perluasan tempat usaha.
Pinjaman Rp100 Juta
Untuk kategori KUR Kecil, dengan plafon Rp100 juta dan tenor 48 bulan, cicilan berada di kisaran Rp2 jutaan per bulan. Skema ini lebih cocok bagi bisnis yang telah memiliki omzet stabil dan manajemen keuangan rapi.
Mengapa KUR BRI 2026 Populer untuk UMKM?
Adapun beberapa alasan mengapa KUR BRI 2026 masih menjadi pilihan utama masyarakat yakni proses pengajuan dinilai cepat dan mudah, suku bunga kompetitif, limit pinjaman tinggi serta persyaratan relatif sederhana.
Baca Juga:Cicilan KUR BRI 2026 Terbaru, Pinjaman Rp50 Juta Berapa per Bulan?Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 100 Juta, Angsuran Ringan Mulai Rp 2 Jutaan
Bukan hanya itu, pengajuan pinjaman juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan usaha peminjam.
Apa Saja Syarat KUR BRI 2026?
Adapun berikut syarat umum dalam pengajuan KUR BRI 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI), minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain.
- Memiliki e-KTP dan Kartu Keluarga.
- Surat izin usaha (NIB, IUMK atau SKU).
- NPWP untuk pinjaman di atas Rp50 juta.
Bagaimana Cara Mengajukan KUR BRI 2026?
Adapun pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan secara langsung di kantor BRI Unit terdekat atau offline, berikut langkah-langkahnya:
- Datang ke kantor BRI Unit atau cabang terdekat.
- Membawa seluruh dokumen persyaratan.
- Mengikuti proses verifikasi dan survei usaha oleh petugas BRI.
- Menunggu keputusan persetujuan pinjaman.
Sementara itu, pengajuan KUR BRI 2026 secara online dapat dilakukan melalui situs resmi BRI, berikut untuk lengkapnya:
- Mengakses situs aplikasi BRImo.
- Memilih menu Ajukan Pinjaman.
- Login atau melakukan pendaftaran akun.
- Mengisi data diri dan data usaha.
- Mengunggah dokumen pendukung seperti KTP, SKU atau NIB, pas foto dan foto usaha.
- Menentukan nominal pinjaman tenor lalu mengecek simulasi angsuran.
- Mengirim pengajuan dan menunggu proses survei usaha.
- Datang ke kantor BRI untuk tahapan lanjutan dan penandatanganan dokumen.
