KURASI MEDIA – Berkendara di musim hujan sering kali membuat kita sulit menghindari basah, baik bagi pengendara maupun sepeda motor.
Kondisi ini dapat mempercepat kerusakan komponen, terutama bagian logam yang rentan terhadap karat.
Lalu, apa yang perlu dilakukan agar sepeda motor tetap dalam kondisi prima selama musim penghujan? Merawat sepeda motor Honda di musim hujan membutuhkan perhatian ekstra. Air hujan yang bersifat asam dapat memicu korosi pada logam serta berpotensi mengganggu komponen kelistrikan.
Baca Juga:Bumi Berseru Fest dari Telkom Jaring 43 Program Terbaik Untuk Lingkungan BerkelanjutanBRI Region 9 Salurkan Bantuan Sembako di Kelurahan Braga, Lengkapi Rangkaian Social Activity HUT ke-130
Oleh karena itu, perawatan yang tepat sangat penting agar performa dan keamanan berkendara tetap optimal. “Perawatan sepeda motor di musim hujan bukan hanya soal menjaga tampilan tetap bersih, tetapi juga memastikan setiap komponen berfungsi dengan baik demi keselamatan berkendara. Pemeriksaan sederhana yang dilakukan secara rutin dapat mencegah kerusakan lebih besar dan menjaga performa motor tetap prima dalam segala kondisi cuaca,” ujar Jamroni, selaku Technical Training Facilitator PT Daya Adicipta Motora. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan agar motor Honda tetap prima selama musim hujan: 1. Segera Cuci dan Keringkan Motor
Air hujan yang menempel pada bagian logam dapat menyebabkan korosi.
Setelah kehujanan, segera cuci motor dengan air bersih untuk menghilangkan lumpur dan sisa asam, lalu keringkan untuk mencegah bercak air (water spot) maupun karat. 2. Periksa dan Lumasi Rantai (Tipe Bebek/Sport)
Air hujan dapat melunturkan pelumas rantai sehingga rantai menjadi kering dan mudah berkarat.
Bersihkan rantai secara rutin dan gunakan pelumas yang sesuai, seperti oli SAE 80–90, agar rantai dan gear tetap awet serta tarikan motor tetap ringan. 3. Bersihkan Area CVT (Tipe Matic)
Debu dan air yang masuk ke area CVT dapat menyebabkan belt selip dan menimbulkan bunyi berdecit.
Pastikan lubang pembuangan air pada cover crankcase CVT tidak tersumbat agar air tidak mengendap di dalamnya. 4. Cek Kondisi dan Tekanan Ban
Jalanan basah cenderung licin. Pastikan alur ban (tread) masih tebal agar mampu membuang air dengan baik.
Baca Juga:20 Kode Redeem Free Fire 19 Februari 2026, Klaim Diamond dan Bundle Gratis Sebelum Hangus!Wasit Majed Al Shamrani Bikin Bojan Hodak Meradang, Sampai Lakukan Ini
Jaga tekanan angin sesuai standar pada buku manual Honda agar traksi ban terhadap aspal tetap maksimal. 5. Pastikan Sistem Pengereman Optimal
