Teks Khutbah Jumat 27 Februari 2026: Bulan Penuh Keutamaan, Jangan Sia-Siakan Ramadhan

Teks Khutba Jumat
Teks khutbah tentang bulan Ramadhan. (Pixabay/milaoktasafitri)
0 Komentar

KURASI MEDIA – Teks khutbah Jumat 27 Februari 2026 yang bisa dibacakan oleh para khatib pada pelaksanaan sholat Jumat, nanti. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Teks Khutbah Jumat 27 Februari 2026 kali ini, akan membahas mengenai “Bulan Penuh Keutamaan, Jangan Sia-Siakan Ramadhan”.

Puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga membentuk karakter dan ketakwaan. Menyia-nyiakan Ramadhan akan menghilangkan peluang meraih ampunan Allah.

Baca Juga:Raperda Kota Bandung tentang Ketertiban Umum, Ketenteraman dan Perlindungan Masyarakat Harus Jadi SolusiTelin Gandeng IPification Luncurkan MNV, Perkuat Keamanan Identitas Digital Berbasis Jaringan

Karena itu, Ramadhan harus diisi dengan ibadah dan amal kebaikan. Keberhasilan Ramadhan terlihat dari perubahan diri menjadi pribadi yang lebih taat dan lebih baik.

Teks Khutbah Jumat

Melansir dari laman NU Online, berikut teks khutbah Jumat 27 Februari 2026 yang membahas tentang jangan menyia-nyiakan Ramadhan bulan penuh keutamaan.

Khutbah I

وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ الْمُجْتَبٰى، وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَهْلِ التُّقٰى وَالْوَفٰى. أَمَّا بَعْدُ، فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى. فَقَالَ اللهُ تَعَالٰى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. يَاۤأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءٰمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Menjadi kewajiban bagi kita untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada swt dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Oleh karena itu, khatib mengajak jamaah dan khususnya diri pribadi khatib untuk menjadi pribadi bertakwa yang menjadi tujuan utama disyariatkannya ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.

Bisa bertemu kembali dengan Ramadhan kali ini merupakan karunia terbesar yang Allah berikan kepada kita.

Mari, kita maksimalkan nikmat ini dan jangan sampai kita termasuk orang yang menyia-nyiakan Ramadhan.

Hindari berpuasa yang hanya menahan lapar dan dahaga saja tanpa memperbaiki kualitas iman, akhlak, dan amal ibadah kita.

Baca Juga:Update Harga Emas Antam Hari Ini, Kamis 26 Februari 2026Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Kamis 26 Februari 2026

Mari gunakan momentum Ramadhan untuk memperbanyak kebaikan, mendekatkan diri kepada Allah, serta memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah

Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa dalam Islam karena di dalamnya Allah memberikan kesempatan besar kepada kita untuk memperbaiki diri, membersihkan dosa, dan meningkatkan kualitas ketakwaan.

Setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya sehingga Ramadhan menjadi momentum tahunan yang sangat berharga.

Di bulan ini kebaikan dan keberkahan datang, keburukan dihilangkan. Rasulullah bersabda:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

Artinya: “Jika bulan Ramadhan datang, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu,” (HR Muslim).

Ramadhan bukan sekadar bulan ritual ibadah, melainkan sarana pendidikan ruhani untuk membentuk jiwa yang lebih dekat kepada Allah dengan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

0 Komentar