Hingga Akhir Januari 2026, Kinerja APBN Jawa Barat Tetap Solid dan Adaptif

DJP
Hingga Akhir Januari 2026, Kinerja APBN Jawa Barat Tetap Solid dan Adaptif
0 Komentar

7. Realisasi TKDD sampai dengan 31 Januari 2026 sebesar Rp11,42 Triliun atau 19,28% dari pagu sebesar Rp59,25 Triliun. Realisasi DBH mencapai Rp53,90 Miliar atau 1,95%, DAU mencapai Rp5,76 Miliar atau 16,05%, dan DAK Non Fisik mencapai Rp5,61 Triliun atau 27,40%, sementara DAK Fisik, Dana Insentif Fiskal dan Dana Desa belum memiliki realisasi.

8. Realisasi Tunjangan Profesi Guru (TPG) sampai dengan 31 Januari 2026 sebesar Rp549,99 Miliar atau 2,24 % dari pagu sebesar Rp24,57 Triliun. Mengawali tahun 2026, masih terdapat 97,76% guru yang belum menerima pembayaran TPG per tanggal 31 Januari 2026. Hal ini disebabkan banyaknya guru yang harus melakukan validasi data (Info GTK/Dapodik) guna menghindari Data tidak valid atau beban kerja tidak memenuhi syarat, yang dikhawatirkan dapat menunda pencairan. Meskipun demikian, perubahan skema pembayaran tunjangan profesi guru yaitu pencairan bisa dilakukan bulanan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya di Provinsi Jawa Barat. Adapun rekomendasi penyaluran Januari (1,2 juta guru ASN) telah diajukan oleh Kemendikdasmen sekaligus distribusi melalui sistem data pendidikan nasional.

9. Stabilitas Makro Ekonomi Indonesia di awal tahun 2026 tetap terjaga. Di tengah dinamika arus modal, tekanan pasar saham berangsur mereda dan stabilitas rupiah tetap terjaga. Sementara itu pertumbuhan ekonomi cukup tinggi dengan defisit yang rendah.

Baca Juga:DJP Bongkar Dugaan Pelanggaran Pajak Tiga Wajib Pajak Industri Baja di TangerangDJP Jabar I Sita Aset Tersangka Pidana Perpajakan

10. Perekonomian Jawa Barat triwulan IV 2025 tumbuh 2,68% (q-to-q) dan 5,85% (y-on-y). PDRB ADHK (yoy) sebesar Rp 474,28 Triliun dan ADHB sebesar Rp786,47 Triliun.

11. Inflasi Januari 2026 3,24% (yoy) dengan IHK 110,05. Komoditas yang memberikan andil inflasi: tarif listrik, emas perhiasan, bahan bakar rumah tangga, daging ayam ras, dan beras.

12. Neraca Perdagangan Desember 2025 (yoy) Surplus USD 2,19 M. Total Ekspor USD 3,28 M dan Total Impor USD 1,08 M. Sepanjang tahun 2025, dilihat dari transaksi perdagangan Nonmigas dengan AS menunjukkan surplus mencapai USD 5,95 M.

13. NTP turun 1,65% menjadi 115,67, sedangkan NTN naik 3,77% menjadi 118,14.

14. Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tetap terjaga kuat dan berkesinambungan, dijaga melalui dukungan kinerja positif berbagai sektor, seiring percepatan belanja negara dan optimalisasi penerimaan guna menjaga ruang fiskal yang sehat dan responsive.

15. APBN beserta mesin pertumbuhan yang lain akan terus dioptimalkan peranannya dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi. Berbagai langkah reformasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas APBN, baik dari sisi pendapatan, maupun belanja.

0 Komentar