Teks Khutbah Jumat 6 Maret 2026: Hindari Berbuat Zalim Terhadap Sesama Manusia

Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat. (Unsplash/Raka Dwi Wicaksana)
0 Komentar

KURASI MEDIA – Teks khutbah Jumat 6 Maret 2026 yang bisa dibacakan oleh para khatib pada pelaksanaan sholat Jumat, nanti. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Teks Khutbah Jumat 6 Maret 2026 kali ini, akan membahas mengenai “Hindari Berbuat Zalim Terhadap Sesama Manusia”, yang bisa dibacakan oleh para khatib pada saat khutbah sholat Jumat.

Sebagai kaum muslimin yang berpedoman kepada ajaran Nabi Muhammad SAW, kita dilarang untuk berbuat kezaliman kepada sesama manusia.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Jumat 6 Maret 2026Teks Khutbah Jumat 6 Maret 2026: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa

Karena perbuatan tersebut memiliki banyak dampak negatif. Entah bagi diri sendiri atau utamanya orang lain. Oleh sebab itu, jangan sekali-kali berbuat zalim.

Teks Khutbah Jumat

Melansir dari laman NU Online, berikut teks khutbah Jumat 6 Maret 2026 yang membahas tentang hindari berbuat zalim terhadap sesama manusia.

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي حَرَّمَ الظُّلْمَ وَجَعَلَ الْعَدْلَ سَبِيلَ السَّلَامِ، وَنَهَى عَنِ الْبَغْيِ وَالطُّغْيَانِ صِيَانَةً لِلْأَنَامِ، وَفَتَحَ لِعِبَادِهِ أَبْوَابَ الرَّحْمَةِ وَالْإِكْرَامِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُنْجِي مِنَ الْآثَامِ، وَتَعْصِمُ قَائِلَهَا مِنْ ظُلْمِ الْخِصَامِ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ الَّذِيْ حَذَّرَ مِنَ الظُّلْمِ فِي السِّرِّ وَالْإِعْلَامِ، وَدَعَا إِلَى الْإِحْسَانِ وَحُسْنِ الْخِتَامِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ. فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِيَ بِتَقْوَى اللّٰهِ، وَ قَدْ قَالَ : يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,

Segala puji kita haturkan ke hadirat Allah SWT, Dzat yang di tangan-Nya tergenggam segala urusan langit dan bumi.

Dialah yang kuasa menumbuhkan harapan di tengah segala keterbatasan dan menguatkan hati di kala kita merasa tidak berdaya.

Karena izin-Nya pula, pada siang yang mulia ini kita masih diberikan hidayah untuk melaksanakan ibadah shalat Jumat dengan tenang.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, pembawa risalah yang mengubah arah sejarah manusia, yang mulanya tersesat, berubah menjadi selamat.

Semoga shalawat itu juga mengalir kepada keluarga beliau, para sahabat, dan seluruh generasi penerus yang menjaga ajaran Islam dengan ikhlas hingga akhir zaman.

Baca Juga:321 Sambungan Listrik Gratis PLN UID Jawa Barat Terangi Ramadan, Wujud Kepedulian untuk Warga dan Rumah IbadahMenapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub

Khatib mengajak diri sendiri dan seluruh jamaah untuk menjadikan takwa sebagai fondasi tindakan dalam segala aspek kehidupan.

Karena takwa adalah wasiat dari Tuhan yang Maha Esa. Sebagaimana firman-Nya dalam Surah Ali ‘Imran ayat 102:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.”

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,

Berbuat zalim kepada sesama manusia itu dilarang oleh Allah SWT. Karena setiap kezaliman berarti berbuat sesuka hati dan melukai martabat makhluk yang Allah muliakan.

0 Komentar