KURASI MEDIA – Tata cara sholat Idul Fitri lengkap dengan bacaan niatnya untuk imam dan makmum. Simak ulasan selengkapnya dalam artikel ini.
Seluruh umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri. Hukum dari sholat ied sendiri adalah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan).
Waktu sholat Idul Fitri dilakukan sejak matahari terbit hingga memasuki waktu sholat dzuhur. Sebenarnya tidak ada yang berbeda dengan sholat ied.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Jumat 20 Maret 2026Tok! Hasil Sidang Isbat: Lebaran Sabtu 21 Maret 2026
Namun ada beberapa tambahan teknis yang membedakan sholat ied dengan sholat fardhu. Simak tata cara sholat Idul Fitri dan bacaan niatnya berikut ini.
Tata Cara Sholat Idul Fitri
Melansir dari situs resmi NU Online, berikut tata cara sholat Idul Fitri lengkap dengan bacaan niatnya.
1. Pertama adalah niat shalat Idul Fitri di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram (membaca Allâhu akbar), dan disunnahkan untuk melafalkan niat sebelumnya. Berikut lafal niatnya,
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini ma’mûman (jika jadi imam pakai “imaman”) lillâhi ta’âlâ
Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
2. Membaca doa ifititah, kemudian disunnahkan untuk tabir sebanyak tujuh kali. Di sela-sela tiap takbir dianjurkan untuk membaca lafal berikut,
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allâhu akbar kabîran, wal ḫamdulillâhi katsîran, wa subḫânallâhi bukratan wa ashîla
Baca Juga:Cek Link Live Streaming Sidang Isbat Lebaran 2026 yang Digelar Hari Ini50 Kode Redeem Free Fire 19 Maret 2026: Dapatkan Skin dan Bundle Gratis Sebelum Hangus!
Artinya: “Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang.”
Atau bisa juga lafal ini,
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subḫânallâhi wal ḫamdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar
Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.”
3. Membaca surat Al-Fatihah. Setelah itu disunnahkan untuk membaca surat Al-A’la, lalu dilanjut ke ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.
