Teks Khutbah Jumat 20 Maret 2026: Istiqamah Pasca Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan

Teks Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat tentang Islam mengajarkan adab mengucap terima kasih kepada Allah. (Pixabay/omarsiddiqui39)
0 Komentar

KURASI MEDIA – Teks khutbah Jumat 20 Maret 2026 yang bisa dibacakan oleh para khatib pada pelaksanaan sholat Jumat, nanti.

Teks Khutbah Jumat 20 Maret 2026 kali ini, akan membahas mengenai “Istiqamah Pasca Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan”.

Istiqamah setelah Ramadhan adalah tanda bahwa amal kita diterima oleh Allah SWT. Ramadhan bukan akhir ibadah, tetapi awal untuk terus menjaga kebaikan.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Jumat 20 Maret 2026Tok! Hasil Sidang Isbat: Lebaran Sabtu 21 Maret 2026

Maka, meskipun sedikit, amal yang dilakukan secara konsisten itulah yang paling bernilai di sisi Allah. Semoga kita mampu terus istiqamah dalam ketaatan.

Teks Khutbah Jumat

Melansir dari laman NU Online, berikut teks khutbah Jumat 20 Maret 2026 yang membahas tentang istiqamah pasca Ramadhan menjadi tanda diterimanya amalan.

Khutbah I

اَلْحَمْدُ للهِ جَعَلَ رَمَضَانَ شَهْرًا مُبَارَكًا، وَفَرَضَ عَلَيْنَا الصِّيَامَ لِأَجْلِ التَّقْوٰى. أَشْهَدُ أَنْ لَاۧ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ الْمُجْتَبٰى، وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَهْلِ التُّقٰى وَالْوَفٰى. أَمَّا بَعْدُ، فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى. فَقَالَ اللهُ تَعَالٰى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهۡرَ فَلۡيَصُمۡهُۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٖ فَعِدَّةٞ مِّنۡ أَيَّامٍ أُخَرَۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلۡيُسۡرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلۡعُسۡرَ وَلِتُكۡمِلُواْ ٱلۡعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمۡ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ

Maasyiral Muslimin, jamaah Jumat rahimakumullah,

Segala puji bagi Allah SWT, Dzat Yang Maha Pemurah, yang mengalirkan nikmatnya yang penuh berkah, menuntun langkah kita dengan cahaya taufik dan hidayah.

Dialah yang dengan kasih sayang-Nya mempertemukan dan memisahkan kita dengan bulan suci Ramadhan, bulan penuh berkah yang menyejukkan jiwa dan menguatkan raga dalam ibadah.

Shalawat serta salam semoga senantiasa terlimpah dengan indah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, sang pembawa cahaya kebenaran, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Pada kesempatan ini, marilah kita tundukkan hati dan meneguhkan langkah untuk senantiasa bertakwa kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa.

Takwa bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi cahaya yang hidup dalam hati, yang membimbing setiap langkah kita untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Baca Juga:Cek Link Live Streaming Sidang Isbat Lebaran 2026 yang Digelar Hari Ini50 Kode Redeem Free Fire 19 Maret 2026: Dapatkan Skin dan Bundle Gratis Sebelum Hangus!

Semoga dengan ketakwaan itu, hidup kita dipenuhi keberkahan, hati kita dilapangkan, dan kita termasuk hamba-hamba yang beruntung di dunia sampai akhir zaman. Maasyiral Muslimin, jamaah Jumat rahimakumullah,

Seiring berjalannya waktu, Ramadhan telah berlalu. Bulan yang penuh berkah itu meninggalkan kita, membawa kenangan ibadah yang begitu indah.

Di bulan Ramadhan, semangat kita terpompa untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah kita.

Namun, ada satu pertanyaan penting yang perlu kita renungkan bersama: apakah amal ibadah kita di bulan Ramadhan telah diterima oleh Allah SWT?

0 Komentar