Teks Khutbah Jumat 3 April 2026: Hikmah Hujan, Tanda Kebesaran Allah dalam Mengatur Alam

Teks Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat tentang hikmah hujan. (Unsplash/reza shayestehpour)
0 Komentar

KURASI MEDIA – Teks khutbah Jumat 3 April 2026 yang bisa dibacakan oleh para khatib pada pelaksanaan sholat Jumat, nanti.

Teks Khutbah Jumat 3 April 2026 kali ini, akan membahas mengenai “Hikmah Hujan, Tanda Kebesaran Allah dalam Mengatur Alam”.

Hujan yang diturunkan oleh Allah bukan sekadar fenomena alam, melainkan rahmat, wujud kasih sayang, serta bukti kekuasaan bagi seluruh makhluk.

Baca Juga:Semakin Mewah dan Retro, New Honda Stylo 160 Hadir dengan Warna Spesial BurgundyDion Markx Berpeluang Jadi Starter saat Persib Hadapi Semen Padang

Melalui hujan, Allah menghidupkan bumi yang tandus, menumbuhkan berbagai jenis tanaman, serta menjaga keberlangsungan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Teks Khutbah Jumat

Melansir dari laman NU Online, berikut teks khutbah Jumat 3 April 2026 yang membahas tentang hikmah hujan, tanda kebesaran Allah dalam mengatur alam.

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى : الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ فِرَاشًا وَّالسَّمَاۤءَ بِنَاۤءًۖ وَّاَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَاَخْرَجَ بِهٖ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْۚ فَلَا تَجْعَلُوْا لِلّٰهِ اَنْدَادًا وَّاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ۝٢٢

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Mengawali khutbah Jumat kali ini, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa, yaitu dengan melaksanakan seluruh perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Ketakwaan merupakan landasan utama dalam kehidupan seorang muslim, karena darinyalah lahir sikap taat, ikhlas, dan istiqamah dalam beribadah serta bermuamalah.

Ketakwaan tidak cukup hanya diucapkan dengan lisan, tetapi harus dibuktikan melalui ketaatan dalam kehidupan sehari-hari.

Di antara tanda orang yang bertakwa adalah kemampuannya mengambil pelajaran dari setiap ciptaan Allah SWT.

Termasuk di dalamnya adalah peristiwa turunnya hujan yang sering kita saksikan, namun kerap kali kita lalai untuk merenungi makna, hikmah, dan pesan keimanan yang terkandung di dalamnya.

Baca Juga:Duel Semen Padang vs Persib Tidak Disiarkan di TV?50 Kode Redeem Free Fire 2 April 2026: Banjir Skin FF Gratis, Klaim Sebelum Hangus!

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah, Saat ini kita mengalami frekuensi hujan yang turun di daerah kita sangat tinggi.

Fenomena alam ini perlu kita pahami dan renungi sebagai salah satu tanda-tanda kekuasaan Allah swt yang harus kita ambil hikmahnya sebagai orang yang beriman.

Dengan merenungi tanda kekuasaan Allah berupa hujan ini, kita bisa menambah keimanan kita dan semakin menyadari bahwa ada kuasa Allah di setiap kejadian yang terjadi di muka bumi ini. Allah swt dalam Al-Qur’an berfirman:

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَاِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ اٰيٰتُهٗ زَادَتْهُمْ اِيْمَانًا وَّعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَۙ ۝٢

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah mereka yang jika disebut nama Allah, gemetar hatinya dan jika dibacakan ayat-ayat (tanda-tanda kekuasaan-Nya) kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhannya mereka bertawakal.” (QS Al-Anfal: 2).

0 Komentar