Teks Khutbah Jumat 3 April 2026: Hikmah Hujan, Tanda Kebesaran Allah dalam Mengatur Alam

Teks Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat tentang hikmah hujan. (Unsplash/reza shayestehpour)
0 Komentar

Dalam Islam, hujan dimaknai sebagai rahmat yang Allah turunkan kepada seluruh makhluk di bumi. Air hujan menjadi sumber kehidupan bagi manusia, hewan, dan tumbuhan.

Tanpa hujan, bumi akan kering, tanaman tidak tumbuh, dan kehidupan akan mengalami kesulitan. Oleh karena itu, turunnya hujan adalah nikmat besar yang wajib disyukuri.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa Dia menurunkan air dari langit sebagai rahmat dan sebagai sumber kehidupan. Allah berfirman:

وَهُوَ الَّذِيْ يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِنْۢ بَعْدِ مَا قَنَطُوْا وَيَنْشُرُ رَحْمَتَهٗۗ وَهُوَ الْوَلِيُّ الْحَمِيْدُ ۝٢٨

Baca Juga:Semakin Mewah dan Retro, New Honda Stylo 160 Hadir dengan Warna Spesial BurgundyDion Markx Berpeluang Jadi Starter saat Persib Hadapi Semen Padang

Artinya: “Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa dan (Dia pula yang) menyebarkan rahmat-Nya. Dialah Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.” (QS Asy-Syura: 28)

Keberadaan hujan juga menunjukkan bahwa Allah Maha Pengasih kepada hamba-hamba-Nya.

Bahkan dalam ajaran Islam, ketika hujan turun, kita dianjurkan untuk berdoa karena saat hujan termasuk waktu yang mustajab untuk memohon kepada Allah.

Diriwayatkan dalam Shahih al-Bukhâri, saat Nabi Muhammad melihat hujan, beliau mengucapkan doa:

اللَّهُمَّ صَيِّباً نافِعاً

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan (lebat) yang bermanfaat.”

Dalam hadits yang disebutkan dalam kitab Al-Adzkâr, Rasulullah bersabda:

اِطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ التِقَاءِ الْجُيُوشِ وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ وَنُزُولِ الْغَيْثِ

Artinya: “Burulah manjurnya doa ketika perang berkecamuk, iqamah shalat, dan turunnya hujan.”

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Syaikh Zakariya al-Anshari dalam kitab Syarah Minhajut Thulab, mengatakan bahwa disunnahkan bagi seorang muslim untuk membaca doa khusus ketika hujan turun, serta diperbolehkan memanjatkan doa apa pun yang diinginkan, karena waktu tersebut termasuk salah satu dari empat keadaan di mana doa sangat diharapkan dikabulkan.

Hal ini selaras dengan firman Allah dalam QS. An-Naml: 60

اَمَّنْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَاَنْزَلَ لَكُمْ مِّنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَاَنْۢبَتْنَا بِهٖ حَدَاۤىِٕقَ ذَاتَ بَهْجَةٍۚ مَا كَانَ لَكُمْ اَنْ تُنْۢبِتُوْا شَجَرَهَاۗ ءَاِلٰهٌ مَّعَ اللّٰهِۗ بَلْ هُمْ قَوْمٌ يَّعْدِلُوْنَۗ ۝٦٠

Baca Juga:Duel Semen Padang vs Persib Tidak Disiarkan di TV?50 Kode Redeem Free Fire 2 April 2026: Banjir Skin FF Gratis, Klaim Sebelum Hangus!

Artinya: “Apakah Zat yang menciptakan langit dan bumi serta yang menurunkan air dari langit untukmu, lalu Kami menumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah (yang) kamu tidak akan mampu menumbuhkan pohon-pohonnya? Apakah ada tuhan (lain) bersama Allah? Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran).”

Dalam peristiwa turunnya hujan, kita dapat melihat kebesaran Allah yang mengatur alam dengan sangat sempurna.

Allah menurunkan hujan dari tempat yang tinggi, yaitu dari langit, sehingga air dapat menyebar dan mengalir ke seluruh permukaan bumi.

0 Komentar