Jika disosial media ada yang menawarkan jasa bisa membantu pencairan atau mendapatkan kembali uang yang sudah terlanjur masuk di Snapboost, besar kemungkinan itu adalah modus penipuan juga.
Mereka hanya memanfaatkan keadaan diamana para korban sedang panik dan kecewa karena kehilangan uangnya. Biasanya para pelaku penipuan ini akan mengarahkan korban untuk masuk kedalam sebuah grup, namun tetap dihubungi secara pribadi, mereka menjanjikan bisa mencairkan uang karena mengenal orang dalam atau orang pusat aplikasi snapboost, orang OJK atau bahkan mengaku dari pihak kepolisian yang sudah menyita uang leadernya.
Tapi mereka meminta biaya untuk jasa pencairan tersebut yang harus ditransfer terlebih dahulu sebagai pelicin agar proses pencairan berhasil, namun setelah para korban mentransfer baiya pencairan, maka nomernya langsung diblokir dan tidak bisa dihubungi lagi, alias menghilang.
Baca Juga:Korban Aplikasi AMG Pantheon Demo ke Polres Baubau, Tuntut Aparat Segera BergerakKapan dan Dimana Drakor Perfect Crown IU dan Byeon Woo Seok Tayang di Indonesia
Jika sampai ini terjadi maka kerugian yang dialami korban akan semakin besar, karena rugi dari investasi bodong dan rugi kena tipu dua kali.
Sebaiknya selalu waspada dan tidak mudah tergiur dengan berbagai rayuan keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa harus kerja berat, biasanya hal ini mengarah pada penipuan.
