KURASI MEDIA – Mayapada Healthcare menghadirkan Liver, Metabolic & Wellness Center (LMWC), di Mayapada Hospital Bandung (MHBD), Jum’at (10/4), sebagai respons terhadap meningkatnya kasus penyakit liver secara global yang sering tidak terdeteksi sejak dini.
Layanan ini merupakan sebuah program yang berfokus pada deteksi dini, pencegahan, serta penanganan komprehensif penyakit liver yang berkaitan dengan gangguan metabolik seperti obesitas, diabetes, dan dislipidemia.
Hospital Director Mayapada Hospital Bandung, dr. Irwan Susanto Hermawan, MM menegaskan bahwa kondisi ini menjadi tantangan serius karena sering tidak terdeteksi sejak dini.
Baca Juga:Jelang HUT Kabupaten Bandung, KDS Instruksikan Percepatan RutilahuMayapada Hospital Bandung Hadirkan Klinik Tumbuh Kembang dan Klinik Neurobehavior untuk Perkembangan Anak
“Penyakit hati metabolik, termasuk perlemakan hati (fatty liver), sering kali berkembang tanpa gejala. Banyak pasien baru menyadari kondisinya ketika sudah memasuki tahap lanjut. Melalui Liver, Metabolic & Wellness Center (LMWC), kami ingin mengubah pendekatan dari sekadar pengobatan menjadi deteksi dini dan pencegahan yang lebih terintegrasi,” ujar dr. Irwan.
Menurutnya, layanan ini mengedepankan pendekatan multidisiplin dengan program wellness yang komprehensif, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan.
LMWC menghadirkan layanan terintegrasi untuk kesehatan liver, gangguan metabolik, dan pengelolaan berat badan, dengan fokus pada deteksi dini risiko seperti obesitas, diabetes, dislipidemia, dan sindrom metabolik. Deteksi dini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko sejak awal, sehingga setiap individu dapat memperoleh perawatan yang dipersonalisasi (personalized care).
Layanan LMWC didukung oleh tim multidisiplin yang terdiri dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterohepatologi; Dokter Spesialis Bedah Konsultan Bedah Digestif; Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik, dan Diabetes; Dokter Spesialis Gizi Klinik; hingga Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga.
Alur pelayanan mencakup skrining awal, evaluasi medis, pendampingan gizi, terapi medis, hingga tindakan lanjutan bila diperlukan, disertai pemantauan rutin kesehatan hati dan kondisi metabolik untuk memastikan intervensi yang tepat waktu.
Layanan ini juga didukung teknologi elastografi FibroScan®️ untuk menilai kekakuan dan kondisi jaringan hati secara non-invasif, serta Total Body Matrix Assessment (TBMA) untuk mengevaluasi komposisi tubuh dan indikator metabolik, sehingga program perawatan, pola makan, dan aktivitas fisik dapat disesuaikan dengan kondisi setiap pasien.
