Rumah Ahmad Sahroni Digeruduk Warga: Koleksi Iron Man Dijarah, Mobil Mewah Dirusak

Rumah Ahmad Sahroni Digeruduk Warga: Koleksi Iron Man Dijarah, Mobil Mewah Dirusak
Potret Rumah Ahmad Sahroni yang digeruduk Massa dalam sebuah live tiktok
0 Komentar

KURASI MEDIA – Kediaman anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Jakarta digeruduk warga pada Sabtu (30/8) sore. Aksi massa yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB itu berujung ricuh, dengan sejumlah barang berharga di rumahnya dijarah, mulai dari televisi, kulkas, hingga koleksi figur Iron Man yang sempat diklaim bernilai ratusan juta rupiah.

Tidak hanya itu, beberapa mobil mewah milik Sahroni yang terparkir di garasi juga dirusak. Warga yang marah bahkan memaksa masuk ke dalam rumah dengan menendang pintu dan melempari kaca jendela hingga pecah. Situasi semakin panas setelah sejumlah akun media sosial, terutama TikTok, menayangkan langsung kejadian tersebut dan viral dalam hitungan menit.

Warga Lampiaskan Kekesalan

Dalam tayangan live yang beredar, terlihat massa berteriak-teriak melampiaskan kekesalan terhadap berbagai ucapan kontroversial Sahroni belakangan ini. Mereka menuding politisi tersebut tidak berpihak pada rakyat dan kerap mengeluarkan pernyataan yang menyinggung masyarakat.

Baca Juga:Profil Brimob & Fungsinya: Bukan untuk Kawal Demo Menjadi Mesin Pembunuh5 Tuntutan Demo Mahasiswa Hari Ini, Soroti Kasus Ojol Tewas Ditabrak Brimob

Beberapa warga tampak membawa keluar barang-barang elektronik dari dalam rumah, sementara yang lain merusak fasilitas rumah. Koleksi action figure Iron Man yang selama ini menjadi kebanggaan Sahroni, ikut menjadi sasaran penjarahan.

Mobil Mewah Jadi Target

Selain perabotan, mobil-mobil mewah milik Sahroni juga dirusak. Dari rekaman yang beredar, tampak kaca mobil pecah dan bodi mobil penuh dengan bekas hantaman. “Biar tahu rasa, jangan seenaknya ngomong di TV!” teriak salah seorang warga dalam siaran langsung.

Polisi Turun Tangan

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian sudah dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan membubarkan massa. Namun, sebagian warga masih bertahan di sekitar rumah Sahroni. Polisi menyatakan tengah mengumpulkan bukti dan menelusuri akun-akun media sosial yang menayangkan peristiwa tersebut.

“Kami akan melakukan penyelidikan menyeluruh. Aksi penjarahan adalah tindak pidana, siapapun pelakunya akan diproses hukum,” ujar juru bicara Polda Metro Jaya.

Sahroni Belum Beri Pernyataan

Sementara itu, Ahmad Sahroni hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait penyerangan rumahnya. Nomor telepon dan akun media sosialnya belum merespons saat dikonfirmasi wartawan.

0 Komentar