6. Inflasi yang Tinggi
Emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Saat inflasi meningkat dan daya beli uang menurun, investor cenderung membeli emas untuk menjaga nilai kekayaannya.
Semakin tinggi inflasi, semakin besar potensi kenaikan harga emas.
7. Keterbatasan Pasokan Emas
Emas merupakan sumber daya alam yang jumlahnya terbatas. Produksi emas dunia tidak bisa meningkat secara cepat, sementara permintaan terus bertambah. Ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan ini ikut mendorong harga emas melambung.
8. Sentimen Pasar dan Psikologi Investor
Selain faktor fundamental, sentimen pasar dan psikologi investor juga berperan besar. Ketika harga emas terus naik, efek fear of missing out (FOMO) membuat semakin banyak orang membeli emas, sehingga harga terdorong lebih tinggi.
Dampak Kenaikan Harga Emas bagi Masyarakat
Kenaikan harga emas membawa dampak berbeda bagi masyarakat:
Baca Juga:Cek Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Senin 12 Januari 2026Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Jumat 9 Januari 2026
- Investor lama diuntungkan karena nilai aset meningkat
- Pembeli baru perlu strategi yang lebih matang
- Industri perhiasan bisa terdampak karena harga bahan baku mahal
Harga emas melambung naik bukan tanpa sebab. Kombinasi ketidakpastian global, konflik geopolitik, kebijakan suku bunga, inflasi, pelemahan mata uang, hingga lonjakan permintaan menjadi faktor utama pendorong kenaikan harga emas. Bagi investor, memahami faktor-faktor ini penting agar dapat menentukan waktu beli dan jual emas secara lebih bijak. (**)
