Usia yang sangat tua serta tingkat keautentikan yang terjaga menjadikan uang kuno Tiongkok bernilai tinggi dan diminati secara global.
5. Cacat Produksi
Uang kuno yang memiliki cacat produksi justru menjadi buruan tersendiri. Cacat tersebut bisa berupa kesalahan cetak, seperti posisi gambar tidak simetris, tinta berlebih, salah warna, hingga angka atau huruf yang hilang.
Karena sifatnya yang langka dan unik, uang kuno dengan cacat produksi kerap memiliki harga jual lebih tinggi dibandingkan uang kuno normal.
6. Nomor Seri Unik
Baca Juga:Belanja Transfer Sepak Bola Dunia Pecahkan Rekor, FIFA Catat Rp219 Triliun Sepanjang 2025Bang Romy Berjumpa Langsung Dengan Para Korban Bencana Cisarua, Berikan Berbagai Bantuan
Nomor seri yang unik atau cantik juga menjadi faktor penting dalam menentukan nilai uang kuno. Pola angka kembar, berurutan, atau berulang seperti 111111 dan 123456 memiliki daya tarik tersendiri bagi kolektor.
Semakin rapi dan jelas nomor seri yang dimiliki, semakin tinggi pula nilai jual uang kuno tersebut.
7. Material atau Bahan Pembuat
Material pembuat uang kuno turut memengaruhi nilai koleksi. Uang kertas kuno umumnya dibuat dari campuran serat kapas dan linen, sehingga lebih tahan lama dibandingkan uang kertas modern.
Sementara itu, sejumlah uang koin kuno dibuat dari logam berharga seperti perak atau emas. Kandungan material bernilai tinggi inilah yang membuat harga uang kuno semakin mahal di pasaran.***
