JABAR EKSPRES – Arsenal sedang menikmati musim yang nyaris sempurna. Harapan untuk menorehkan sejarah besar tetap menyala karena The Gunners masih bertahan di empat ajang utama musim 2025/2026.
Tim asuhan Mikel Arteta kini memimpin klasemen Premier League, melaju ke final EFL Cup, tetap bersaing di FA Cup, serta menembus babak 16 besar UEFA Champions League dengan status pemuncak fase liga.
Per awal Februari 2026, Arsenal duduk di puncak klasemen liga berkat performa stabil dan konsisten. Mereka mampu menjaga jarak dari para pesaing terdekat dalam perburuan gelar.
Baca Juga:Dominan Sejak Awal, Manchester City Pastikan Tiket FinalTelkom Buka Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions untuk Mahasiswa
Keberhasilan terbaru hadir di ajang Carabao Cup. Arsenal memastikan tiket final setelah menyingkirkan Chelsea dengan agregat 4-2, termasuk kemenangan 1-0 pada leg kedua tanggal 3 Februari. Capaian ini menjadi final pertama mereka di kompetisi tersebut dalam enam tahun terakhir.
Di FA Cup, tantangan berikutnya adalah menghadapi Wigan Athletic pada putaran keempat, 15 Februari. Secara kualitas, Arsenal lebih diunggulkan karena lawan berasal dari League One dan sedang berjuang menjauh dari zona degradasi.
Sementara itu di Liga Champions, Arsenal tampil dominan pada fase liga dan finis di posisi teratas. Hasil tersebut membuat mereka lolos otomatis ke babak 16 besar tanpa harus menjalani playoff pada Februari. Fase gugur baru akan dimulai pada Maret 2026.
Kedalaman skuad serta mentalitas juara semakin terlihat di bawah arahan Arteta. Rotasi pemain berjalan efektif tanpa menurunkan kualitas permainan tim di berbagai kompetisi.
Sebuah superkomputer bernama FusionSim memprediksi peluang Arsenal meraih quadruple atau empat trofi dalam satu musim lebih besar dibanding kemungkinan mereka mengakhiri musim tanpa gelar. Meski begitu, angkanya masih berada di kisaran 3,6 persen.
Februari menjadi periode penting. Arsenal akan menjalani jadwal padat, termasuk laga liga melawan Sunderland pada 7 Februari, duel FA Cup kontra Wigan, serta Derby London Utara menghadapi Tottenham Hotspur pada 22 Februari.
Menariknya, Arsenal tidak memiliki jadwal Liga Champions sepanjang bulan ini sehingga mereka bisa memberi fokus penuh pada kompetisi domestik.
Baca Juga:Jasa Konstruksi Siap Dukung Pembangunan di Kabupaten Bandung Lebih Bedas LagiRamai Peserta PBI Dinonaktifkan, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan
Optimisme suporter pun meningkat. Banyak yang menilai musim ini sebagai peluang terbaik sejak era Arsène Wenger untuk kembali meraih kejayaan besar, berkat kombinasi skuad matang dan kepemimpinan Arteta yang semakin solid.
