KURASI MEDIA – Gerhana bulan merupakan salah satu tanda kebesaran Allah SWT. Saat fenomena ini terjadi, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan sholat gerhana bulan atau disebut juga Sholat Khusuf.
Lalu bagaimana tata cara sholat gerhana bulan yang benar sesuai sunnah? Berikut penjelasan lengkapnya.
Apa Itu Sholat Gerhana Bulan?
Sholat gerhana bulan adalah sholat sunnah yang dikerjakan ketika terjadi gerhana bulan. Dalam bahasa Arab disebut Sholat Khusuf.
Rasulullah ﷺ bersabda:
Baca Juga:Tata Cara Sholat Hajat Lengkap, Niat, Doa, dan Waktu Terbaik MengerjakannyaTata Cara Sholat Taubat: Lengkap dengan Doa
“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Jika kalian melihat gerhana, maka berdoalah dan dirikanlah sholat.”(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menjadi dasar disyariatkannya sholat gerhana.
Niat Sholat Gerhana Bulan
Niat cukup dalam hati. Namun jika ingin dilafalkan, berikut bacaan niatnya:
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ الْخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Usholli sunnatal khusuufi rak’ataini lillahi ta’ala
Artinya:
Saya niat sholat sunnah gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta’ala.
Jika menjadi makmum, tambahkan kata ma’muman.
Tata Cara Sholat Gerhana Bulan yang Benar
Berbeda dengan sholat sunnah biasa, sholat gerhana bulan terdiri dari 2 rakaat, namun setiap rakaat terdapat 2 kali rukuk.
Berikut urutan lengkapnya:
Rakaat Pertama
- NiatTakbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca surat Al-Qur’an (disunnahkan panjang)
- Rukuk pertama (lama)
- I’tidal
- Membaca Al-Fatihah kembali
- Membaca surat (lebih pendek dari bacaan pertama)
- Rukuk kedua
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Rakaat Kedua
Sama seperti rakaat pertama:
- Berdiri membaca Al-Fatihah
- Membaca surat
- Rukuk pertama
- I’tidal
- Membaca Al-Fatihah kembali
- Membaca surat
- Rukuk kedua
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Tasyahud akhir
- Salam
- Waktu Pelaksanaan Sholat Gerhana Bulan
Sholat gerhana bulan dilaksanakan:
- Saat gerhana mulai terlihat
- Hingga gerhana berakhir
- Jika gerhana sudah selesai, maka sholat tidak lagi dilakukan.
Apakah Harus Berjamaah?
Sholat gerhana lebih utama dikerjakan secara berjamaah di masjid dan biasanya disertai khutbah setelahnya.
