Kongres ke-43 APTIK Digelar di UNPAR Bandung, Bahas Arah Baru Pendidikan Tinggi Katolik

Kongres ke-43 APTIK Digelar di UNPAR Bandung, Bahas Arah Baru Pendidikan Tinggi Katolik
Kongres ke-43 APTIK Digelar di UNPAR Bandung, Bahas Arah Baru Pendidikan Tinggi Katolik
0 Komentar

Karena itu, lembaga pendidikan Katolik perlu terus melakukan evaluasi agar tetap berpegang pada etika dan nilai-nilai yang menjadi dasar pendidikan mereka.

“Kami menghadapi tantangan untuk kembali mengingat nilai kepantasan, kepatutan, dan etika yang dahulu dianggap penting,” ujarnya.

Menurutnya, momentum kongres menjadi kesempatan bagi perguruan tinggi Katolik untuk merefleksikan kembali peran mereka dalam memperkuat nilai-nilai tersebut.

Baca Juga:Persis Ramadhan Expo 2026 di TSM Bandung, Sinergikan Dakwah, Pendidikan, dan Ekonomi UmatTelkom Perkuat Kolaborasi Ekosistem Pendidikan Digital melalui PIJAR Live Connect 2026

UNPAR Sambut Baik Penyelenggaraan Kongres

Rektor Universitas Katolik Parahyangan, Tri Basuki Joewono, menyambut baik pelaksanaan Kongres ke-43 APTIK di kampusnya.

Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi Katolik dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Sebagai tuan rumah, kami menyambut baik penyelenggaraan kongres ini. UNPAR juga merupakan salah satu anggota APTIK yang telah terlibat sejak awal,” kata Tri Basuki.

Menurutnya, forum ini menjadi ruang refleksi bersama untuk merumuskan langkah kolaboratif agar pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa tema kongres sejalan dengan upaya perguruan tinggi Katolik dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan di tengah kondisi sosial yang semakin kompleks.

“Kami ingin bersama-sama menjawab tantangan pendidikan serta mengisi berbagai celah yang ada, terutama dalam memperkuat peran perguruan tinggi di tengah zaman yang penuh kerentanan,” ujarnya.

Rumuskan Rekomendasi Strategis

Sementara itu, Ketua Panitia Kongres ke-43 APTIK, Catharina Badra Nawangpalupi, berharap forum ini dapat semakin mempererat kerja sama antarperguruan tinggi Katolik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Baca Juga:Perkuat Pendidikan Vokasi di Karawang Melalui Program Astra Honda Berbagi IlmuBRI Peduli Salurkan Bantuan Kendaraan Penunjang Pendidikan untuk Yayasan Krida Nusantara

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta akan mengikuti berbagai sesi refleksi, diskusi, serta perumusan rekomendasi strategis bagi organisasi.

Salah satu agenda penting yang dibahas dalam kongres adalah arah baru organisasi melalui pembaruan rencana strategis APTIK untuk beberapa tahun ke depan.

“Harapannya kongres ini dapat mempererat sekaligus mempercepat gerak langkah bersama perguruan tinggi Katolik,” kata Catharina.

Ia juga berharap hasil kongres dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi yang pada akhirnya memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

0 Komentar