Trademark Market Kembali Hadir, 200 Brand Lokal Meriahkan Bazar Jelang Lebaran

Trademark Market Kembali Hadir, 200 Brand Lokal Meriahkan BazarJelang Lebaran
Trademark Market Kembali Hadir, 200 Brand Lokal Meriahkan BazarJelang Lebaran
0 Komentar

KURASI MEDIA – Menjelang Hari Raya Idulfitri, geliat belanja fesyen di Kota Bandung kembali semarak. Bazar fesyen lokal Trademark Market resmi digelar di Ballroom The Trans Luxury Hotel, menghadirkan lebih dari 200 brand lokal yang menawarkan beragam produk fesyen dengan harga dan promo menarik.

Event tahunan yang selalu dinanti para pencinta fesyen ini berlangsung lebih lama dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, Trademark Market digelar selama dua pekan, yakni pada 5–8 Maret untuk pekan pertama dan 12–15 Maret 2026 pada pekan kedua.

CEO Trademark Market, Saira Nisar, mengatakan bahwa bazar ini memang kerap menjadi agenda yang ditunggu masyarakat Bandung, terutama saat Ramadan. Momentum menjelang lebaran dinilai menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk berburu kebutuhan fesyen.

Baca Juga:Kongres ke-43 APTIK Digelar di UNPAR Bandung, Bahas Arah Baru Pendidikan Tinggi KatolikBupati Bandung Kang DS Gelar Pasar Murah dan Santuni Ribuan Anak Yatim dan Jompo 

“Karena sebenarnya ini sudah banyak permintaannya, untuk bikin lebih lama dong. Oke, akhirnya dua minggu ini Trademark berlangsung,” kata Saira saat opening Trademark Market, Kamis (5/3/2026).

Ia menuturkan, pengunjung yang datang ke bazar ini tidak hanya berasal dari Bandung. Banyak pula pengunjung dari luar kota yang sengaja datang untuk berburu produk fesyen lokal, apalagi saat Ramadan banyak keluarga yang kembali ke Bandung.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pihak penyelenggara memperpanjang durasi acara, sehingga pengunjung memiliki waktu lebih leluasa untuk berbelanja.

“Orang itu biasanya punya waktu lebih banyak untuk datang dan kami juga penginnya sekarang sudah momen lebaran, banyak banget dari luar Bandung yang balik lagi ke Bandung bersama keluarga, mau belanja, misalnya belanjain keluarganya, bisa datang ke Trademark Bandung,” ujarnya.

Dengan durasi acara yang lebih panjang, jumlah brand yang terlibat pun semakin banyak. Namun demikian, pihak penyelenggara tetap melakukan proses kurasi untuk menjaga kualitas brand yang tampil.

Saira mengungkapkan, setiap tahun Trademark Market berupaya menghadirkan brand-brand lokal baru yang potensial namun belum banyak dikenal publik. Melalui bazar ini, mereka diharapkan mendapatkan panggung untuk berkembang.

“Sebenarnya kami sudah ada tim kurator sih yang mengkurasi gitu, dan setiap tahun cari brand-brand yang justru belum terlalu dikenal. Kami fokusnya memberi wadah kepada mereka yang akhirnya bisa dilihat dan berkembang. Kami senang banget banyak brand baru,” ungkapnya.

0 Komentar