Gerak Cepat! Pulang Umrah, Kang DS Langsung Temui Warga Terdampak Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk

Kang DS
Gerak Cepat! Pulang Umrah, Kang DS Langsung Temui Warga Terdampak Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk
0 Komentar

Langkah keempat, kata Kang DS, jembatan di atas aliran Sungai Cisunggalah harus ditinggikan. “Kalau jembatan yang menuju permukiman warga tidak ditinggikan, ya tetap akhirnya jebol kembali lagi ke warga,” ucapnya.

Kang DS mengungkapkan bahwa inti dari pelaksanaan kunjungan kerja ke lokasi banjir bandang itu, mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Panyadap untuk kerja sama.

“Bukan pemerintah saja. Tapi semua. Tidak mungkin ini diselesaikan oleh pemerintah saja. Karena ini harus bersama-sama, termasuk warga masyarakat kesadarannya. Jangan sampai kebiasaan atau rutin terjadi banjir bandang hingga rumah warga jebol dan sebagainya, kita diam,” tuturnya.

Baca Juga:Segera Cair, Kang DS Sudah Teken Pengajuan THR P3K Paruh Waktu Kabupaten BandungPerhatian Bupati Bandung Pada Warga, Sediakan Armada Mudik Gratis

“Mudah-mudahan dengan hikmah bulan puasa Ramadan ini, dengan rasa kepekaan kita. Solidaritas kita. Dengan empati kita antar sesama, ini akan terus tumbuh dan terwujud dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Bupati Bandung pun memohon doanya kepada banyak pihak, dan penanggulangan banjir bandang di Desa Panyadap itu akan diselesaikan secara bersama-sama dengan BBWS Citarum.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada camat dan kepala desa setempat. Kang DS juga berharap kepada DPUTR, BPBD dan Kabag Kesra untuk terus mengawal. Dengan harapan para korban banjir bandang itu untuk segera dibantu.

Senada dengan Bupati Kang DS, sejumlah pihak juga turut berpendapat bahwa salah satu solusi untuk menanggulangi pasca banjir bandang di Desa Panyadap itu harus segera dilakukan pengerukan endapan aliran sungai tersebut. Mengingat aliran air Sungai Cisunggalah itu sewaktu-waktu sangat ekstrem karena membawa muatan material bambu dan ranting kayu, sehingga rawan banjir.

Solusi lainnya bisa dengan cara revitalisasi total normalisasi Sungai Cisunggalah yang dilakukan pemerintah dengan dukungan dari masyarakat sekitar. Selain itu dengan cara melebarkan aliran sungai ke semula yaitu 8 meter, yang saat ini lebarnya rata-rata sekitar 3-4 meter sehingga debit air disaat mengalir deras tidak tertampung. Akibatnya, aliran air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga sekitar.

Tak hanya pelebaran penampang aliran sungai, juga harus segera dibarengi pengerjaan pengerukan endapan lumpur untuk memperlancar aliran air dan meminimalisir luapan air ke permukiman masyarakat. Mengingat saat ini, endapan lumpur di aliran sungai itu sudah mencapai sekitar 1,5 meter.

0 Komentar