KURASI MEDIA, BALEENDAH, KABUPATEN BANDUNG – RSUD Welas Asih Provinsi Jawa Barat terus melakukan terobosan dalam dunia kesehatan dengan meresmikan klinik Kesehatan Tradisional. Prosesi soft launching ini digelar bersamaan dengan kegiatan Halal Bihalal di area Healing Garden RSUD Welas Asih, Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Senin (30/3).
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen rumah sakit, staf, perwakilan Prokomfimcam Baleendah, serta jajaran tokoh masyarakat.
Kehadiran layanan baru ini diproyeksikan menjadi solusi terapi alternatif yang aman, profesional, dan terstandarisasi bagi warga Jawa Barat.
Baca Juga:BPJS Kesehatan Apresiasi Transformasi Digital RSUD JampangkulonKPK Segel Ruang Kerja Pejabat Kemenkes Terkait Dugaan Suap Proyek RSUD Kolaka Timur
Varian Layanan Kesehatan Tradisional
Dalam sambutannya Direktur RSUD Welas Asih, Dr. Deni Darmawan, MARS, mengungkapkan bahwa layanan kesehatan tradisional ini hadir sebagai bentuk inovasi medis yang menyentuh berbagai kebutuhan usia. Beberapa program unggulan yang kini tersedia meliputi:
- Baby Spa: Layanan khusus untuk mendukung kebugaran dan tumbuh kembang bayi.
- Akupunktur & Akupresur: Teknik terapi jarum dan totok untuk pengobatan serta pemulihan kesehatan.
- Hipnoterapi: Layanan konsultasi profesional untuk menangani aspek psikis pasien.”Inovasi ini adalah bagian dari ikhtiar kami untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat dengan standar pelayanan ‘Ihsan’—yakni pelayanan yang terbaik dan tulus,” katanya.
Akselerasi Pembangunan Gedung Stroke dan Fasilitas Nuklir
Selain memperkenalkan layanan baru, RSUD Welas Asih juga memaparkan progres strategis pengembangan infrastruktur fisik guna memperkuat fasilitas kesehatan di wilayah tersebut. Saat ini, terdapat dua proyek besar yang tengah berjalan:
1.Gedung Stroke (6 Lantai): Ditargetkan selesai pada tahun ini untuk memaksimalkan penanganan kasus saraf secara komprehensif.
2.Gedung Nuklir: Fasilitas spesifik untuk menunjang kebutuhan medis teknologi tinggi.
Pihak Direktur RSUD Welas Asih juga mengonfirmasi telah melakukan pembebasan lahan yang dipersiapkan bagi pembangunan gedung pelayanan MCU VVIP.
Terkait pendanaan, rumah sakit akan mengoptimalkan anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat serta menjajaki peluang pendanaan lain yang efisien.
Komitmen Pelayanan 24 Jam
Menyikapi wacana kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan Work From Home (WFH) dari pemerintah pusat pasca-Lebaran, Dr. Deni menegaskan bahwa RSUD Welas Asih tetap memprioritaskan kehadiran fisik petugas.
