Bupati Bandung Teken MoU PSEL, Era Baru Pengelolaan Sampah Dimulai

Bupati Bandung Teken MoU PSEL, Era Baru Pengelolaan Sampah Dimulai
Bupati Bandung Teken MoU PSEL, Era Baru Pengelolaan Sampah Dimulai
0 Komentar

“Akhirnya kita menemukan pada satu pokok pikiran dan gagasan bahwa untuk wilayah Bandung Raya yang dulu usulan ketika di pertemuan di Danantara dan lampiran yang sudah saya buat sendiri ketika rapat itu dan saya memandang bahwa Sarimukti adalah tempat yang ideal untuk mengelola sampah dan menjadi energi listrik,” kata Dedi.

Ia menyebut, rencananya PLTS tersebut akan dibangun di dua tempat yakni TPPAS Sarimukti dan di Kabupaten Bogor. Hal tersebut dipandang akan lebih efisien dalam melakukan pengelolaan sampah.

“Dengan dialokasikan di dua tempat di Bogor dan KBB maka nanti efektivitasnya kabupaten/kota itu hanya pada dua yang pertama adalah petugas kebersihannya yang sapu-sapu yang kedua transporter yang mengangkut tanpa ada pihak ketiga,” katanya.

Baca Juga:Dukung Visi Energi Nasional, Kang DS Perkuat Peran Daerah dalam Proyek PLTS melalui APKASIMusrenbang RKPD 2027, Kang DS: Peningkatan Infrastruktur Jalan Tetap Jadi Prioritas 

Ia menegaskan, keberadaan PLTS ini dinilai akan meringankan beban APBD di wilayah masing-masing. Dengan begitu, anggaran tersebut bisa dialokasikan untuk sektor yang lain.

“Nah, ini akan meringankan kita melakukan kegiatan lain dan alokasinya bisa digeser untuk pindahkan ke insfrastuktur lainnya. Sehingga pada hari ini saya sebagai Gubernur Jabar dan bupati/walikota menandatangani MoU, di mana dalam tiga tahun ke depan akan memiliki pengelolaan sampah yang diubah menjadi energi listrik. Kalau dalam bahasa saya, ‘sampah hilang listrik pun terang,” ungkap KDM.(*)

0 Komentar