Indonesia Targetkan 7 Medali Emas di Asian Para Games Nagoya 2026

Indonesia Targetkan 7 Medali Emas di Asian Para Games Nagoya 2026
Indonesia Targetkan 7 Medali Emas di Asian Para Games Nagoya 2026
0 Komentar

Chief de Mission Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, menegaskan bahwa untuk Asian Para Games Nagoya 2026 ini target Indonesia dapat meraih 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu. Untuk itu ia mewakili kontingen meminta doa restu kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Andalannya kita punya buku tangkis, boccia, dan atletik. Mudah-mudahan bisa mencapai target karena selama pelatihan sudah sesuai dan kami yakin dapat memenuhi harapan itu,” jelasnya.

Adapun dari 219 personel kontingen Indonesia dalam Asian Para Games Nagoya 2026, sebanyak 50 personel merupakan atlet, pelatih, dan ofisial dari Jawa Tengah. Hal itu menempatkan Jawa Tengah sebagai provinsi terbanyak yang mengirimkan wakil untuk Indonesia.

Baca Juga:RSUD Welas Asih Kembangkan Layanan Jantung, Lengkapi Fasilitas hingga Rawat Inap VVIPDemi Keberlangsungan Usaha Nelayan, Ahmad Luthfi Dukung Penindakan BBM Ilegal

Secara khusus, 34 atlet disabilitas dan 16 pelatih/ofisial dari Jawa Tengah sudah dilepas langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Pada kesempatan itu Ahmad Luthfi secara khusus berpesan kepada seluruh perwakilan dari Jawa Tengah untuk berjuang menorehkan prestasi tertinggi bagi bangsa, negara dan masyarakat Indonesia. Sekaligus menjadi duta bagi Jawa Tengah di kancah nasional dan internasional.

Luthfi yang juga Bapak Disabilitas Jawa Tengah tersebut mengaku bangga atas prestasi yang selama ini ditorehkan oleh atlet paralimpik. Banyaknya atlet yang terpilih mewakili Indonesia membuktikan bahwa NPCI Jawa Tengah masih menjadi barometer paralimpik di Indonesia.

Maka dari itu, ia berpesan kepada para atlet dan pelatih agar berjuang dengan gigih, pantang menyerah, serta menunjukkan karakter Jawa Tengah dan Indonesia di mata dunia. Ia juga berharap wakil dari Jawa Tengah dapat kembali memberikan sumbangsih medali dan prestasi tinggi untuk Indonesia.

“Tunjukkan kiblatnya paralimpik nasional ada di Jawa Tengah,” tegasnya. (*)

0 Komentar