Kedua, pengurangan kantong-kantong kemiskinan melalui program 1 OPD 1 Desa Dampingan. Program tersebut sudah berjalan efektif lebih dari lima tahun. Ketiga, pemberdayaan masyarakat yang efeknya sangat signifikan karena berkolaborasi dengan pihak swasta dan instansi vertikal lain.
Pemberdayaan itu mulai dari pelatihan, pemberian modal baik dari pemerintah, CSR, Baznas, dan lainnya.
Sementara itu, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengatakan penghargaan Mandaya Award merupakan simbol transformasi pengentasan kemiskinan di Indonesia. Tidak hanya berpusat pada pemberian bantuan sosial tetapi bergeser pada pemberdayaan masyarakat. Termasuk memberikan pendidikan layak bagi abak keluarga miskin atau kurang mampu melalui Sekolah Rakyat.
Baca Juga:Jaga Air Tanah dari Rumah, Pemprov Jateng Gelorakan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan“Tap Tap Langsung Pesan!” Pesona island girl, no na x Shopee Warna Musik Segar di 11.11 Big Sale
Di balik turunnya angka kemiskinan di Indonesia dalam dua tahun terakhir ini, kata dia, ada peran dari banyak pihak, mulai dari akademisi, pemerintah daerah, hingga swasta.
“Kita ingin mendorong transformasi dengan memberdayakan masyarakat untuk menjadi negara kuat dan mandiri,” katanya. (*)
