KURASI MEDIA – Belum habis polemik mengenai bendera One Piece yang dikibarkan dekat Bendera Merah Putih, Anggota DPR justru tanggapi dengan Santai peristiwa ini.
Berbeda dengan beberapa tokoh yang resah, Wakil Ketua Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira justru menilai fenomena ini sebagai bentuk ekpresi kebebasan.
Menurutnya, fenomena pengibaran bendera One Piece menjelang HUT RI ke-80 merupakan bentuk kebebasan sipil yang dijamin konstitusi. Ia bahkan menyebut jika pengibaran bendera tersebut semestinya dijadikan bahan instrospeksi pemerintah.
Baca Juga:Tok! Pemerintah Tetapkan 18 Agustus 2025 sebagai Cuti Bersama Kemerdekaan, Berikut Link SKB-nyaMountain Dew Resort and Cafe Resmi Dibuka, Nikmati Panorama Pegunungan Sumedang
“Ini menjadi bagian dari hak asasi manusia (HAM), sebagai bentuk kebebasan dalam menyampaikan aspirasi dan kegelisahan masyarakat,” ungkap Andreas pada awak media pada Selasa (5/8/2025).
“Seharusnya, ini menjadi bahan introspeksi buat pemerintah, bahwa ada persoalan serius yang membuat masyarakat menyampaikan protes dalam ‘diam’, dalam bentuk social kultur,” lanjutnya.
Andreas berbeda pandangan dengan beberapa tokoh yang bahkan menganggap fenomena pengibaran bendera One Piece sebagai ancaman. Menurut Andreas, hal tersebut lebih merupakan bentuk ekspresi masyarakat terhadap kondisi sosial-politik saat ini.
“Terlalu berlebih-lebihan kalau menganggap bendera One Piece sebagai tindakan makar,” katanya.
Andreas juga menambahkan, seharusnya pemerintah melakukan pendekatan humanis dan persuasif terhadap masyarakat yang menyampaikan protes.
“Karena tidak ada bentuk pelanggaran hukum, tidak pula menghina simbol negara. Mereka hanya berekspresi dengan caranya, yang hari ini zaman pun sudah makin terbuka dan maju,” jelasnya.
Meski tidak kontra dengan fenomena ini, Andreas tetap menganjurkan masyarakat untuk tetap mengibarkan bendera Merah Putih sebagaimana yang sudah diimabau oleh pemerintah beberapa waktu ke belakang.
Baca Juga:Uan Juicy Luicy Izinkan Putar Lagu di Tempat Usaha, Ini KatanyaTeks Khutbah Jumat: Dzolim pada Tetangga Karena Ayam
“Untuk menghormati peringatan proklamasi, yang kita utamakan adalah Merah Putih,” pungkasnya. **
