KURASI MEDIA – Badan sepak bola Eropa, UEFA, resmi menjatuhkan sanksi larangan tampil sementara kepada penyerang sayap Benfica, Gianluca Prestianni. Hukuman tersebut diberlakukan di tengah proses investigasi atas dugaan tindakan rasialisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Mengutip laporan The Guardian, Selasa, sanksi sementara itu dijatuhkan sambil menunggu hasil akhir penyelidikan yang dilakukan otoritas sepak bola Eropa tersebut. Pihak Benfica menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Klub asal Portugal itu mengaku menyesalkan harus “kehilangan” pemainnya selama proses investigasi berlangsung. Namun, mereka juga menyadari bahwa langkah banding yang ditempuh kemungkinan besar tidak akan membatalkan skors Prestianni pada pertandingan leg kedua di Madrid, Rabu malam waktu setempat.
Baca Juga:Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Kota Cirebon Selama Sebulan, Cek Selengkapnya!Daftar 6 Tol Gratis Mudik 2026 di Trans Jawa dan Sumatera
Insiden ini bermula pada leg pertama play-off babak 16 besar Liga Champions pekan lalu. Dalam laga tersebut, Vinicius menuduh Prestianni melakukan pelecehan rasial. Tuduhan itu langsung dibantah oleh pemain berkebangsaan Argentina tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, UEFA menunjuk seorang inspektur etika dan disiplin untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Otoritas sepak bola Eropa itu juga membuka kemungkinan adanya sanksi tambahan setelah investigasi rampung.
Jika terbukti bersalah melakukan tindakan rasialisme, Prestianni terancam hukuman larangan bermain hingga 10 pertandingan.
UEFA menegaskan bahwa sanksi sementara ini tidak serta-merta menjadi keputusan akhir. Dalam pernyataan resminya disebutkan bahwa larangan sementara tersebut “tidak mengurangi keputusan apa pun yang mungkin dibuat oleh badan disiplin UEFA setelah selesainya penyelidikan yang sedang berlangsung dan penyerahannya kepada badan disiplin UEFA”.
Menurut laporan media Spanyol Marca, Selasa, keputusan penangguhan sementara ini diambil menyusul permintaan dari Inspektur Etika dan Disiplin UEFA (EDI).
Dalam keterangan resminya, UEFA menyatakan:
“Komite Etika dan Disiplin (CEDB) hari ini memutuskan untuk menangguhkan sementara Gianluca Prestianni dari pertandingan kompetisi klub UEFA berikutnya yang seharusnya ia ikuti, karena dugaan pelanggaran Pasal 14 Peraturan Disiplin UEFA (DR) terkait perilaku diskriminatif,” tulis pernyataan resmi UEFA.
“Hal ini tidak mengurangi keputusan apa pun yang mungkin diambil oleh badan disiplin UEFA selanjutnya setelah selesainya penyelidikan yang sedang berlangsung dan penyerahannya kepada badan disiplin UEFA,” pada pernyataan tersebut.***
