KURASI MEDIA – Liga Inggris identik dengan intensitas tinggi, persaingan rapat, dan ancaman degradasi yang bisa menimpa siapa saja. Musim ini, Tottenham Hotspur merasakan betul kerasnya kompetisi. Hasil yang kurang konsisten membuat mereka tertahan di papan bawah klasemen dan sempat berada dekat zona merah.
Situasi tersebut menjadi pengingat bahwa bahkan klub dengan sejarah panjang pun tak sepenuhnya aman dari ancaman turun kasta. Premier League menuntut stabilitas performa, kedalaman skuad, serta manajemen yang solid sepanjang musim.
Lahirnya Era Modern Sepak Bola Inggris
Pada Februari 1992, klub-klub papan atas Inggris menyepakati pembentukan kompetisi baru bernama Premier League, terpisah dari struktur lama Football League. Kesepakatan ini disahkan oleh Football Association dan diperkuat kontrak hak siar bernilai 304 juta pound sterling bersama BSkyB untuk lima tahun.
Baca Juga:Galatasaray Singkirkan Juventus, Ini 16 Tim Lolos Liga Champions 2025/26Raih Dua Penghargaan, PLN Icon Plus Lanjutkan Rekam Jejak Prestasi Tingkat Asia
Sejak musim 1992/1993, Premier League menjadi simbol kasta tertinggi sepak bola Inggris. Bertahan tanpa degradasi di era modern ini kemudian dipandang sebagai tolok ukur stabilitas dan konsistensi klub.
Daftar Klub yang Tak Pernah Terdegradasi Sejak 1992
Sejak format Premier League dimulai, hanya enam klub yang belum pernah turun kasta:
- Arsenal
- Manchester United
- Liverpool
- Everton
- Chelsea
- Tottenham Hotspur
Selain itu, Brighton & Hove Albion juga belum pernah terdegradasi sejak promosi pada musim 2017/2018, meski bukan peserta awal Premier League.
Perlu dicatat, seluruh klub tersebut pernah merasakan degradasi sebelum era Premier League lahir.
Rekam Jejak Singkat Tiap Klub
1. Arsenal
Arsenal memiliki catatan terpanjang tanpa degradasi di kasta tertinggi. Terakhir kali mereka turun terjadi pada musim 1912/1913 saat masih bernama Woolwich Arsenal. Sejak kembali promosi pada 1919/1920, The Gunners tak pernah lagi terlempar dari divisi utama.
2. Everton
Everton terakhir kali terdegradasi pada musim 1950/1951. Setelah promosi kembali pada 1954/1955, mereka konsisten bertahan di level tertinggi hingga memasuki era Premier League.
3. Liverpool
Liverpool turun kasta pada 1953/1954 dan menghabiskan delapan musim di divisi kedua. Sejak promosi 1961/1962, The Reds tak pernah lagi meninggalkan kasta tertinggi dan berkembang menjadi kekuatan besar, termasuk di era Premier League.
