KURASI MEDIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Masjid As-Syifa Sapan Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Jumat (6/3/2026).
Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung serta bekerja sama dengan sejumlah mitra usaha penyedia atau produsen kebutuhan pangan ini disambut antusias oleh ratusan hingga ribuan warga dari 14 RW di Desa Tegalluar tersebut.
Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Permanawati, Plt. Kepala Disperdagin Dicky Anugrah, dan Kabid Distirbusi dan Keamanan Pangan Dispakan Irman Firmansyah hadir langsung pada pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut.
Baca Juga:DAM Bangun Budaya Layanan Unggul Melalui Kontes Layanan Honda Regional Jawa BaratKongres ke-43 APTIK Digelar di UNPAR Bandung, Bahas Arah Baru Pendidikan Tinggi Katolik
Ribuan warga tampak antusias dan rela mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih murah dan terjangkau dari harga pasar.
Bupati Dadang Supriatna mengatakan pemerintah daerah memberikan diskon sebesar Rp 20 ribu/kupon kepada para penerima manfaat setiap pembelian bahan kebutuhan pokok.
“Kita menyiapkan hampir 2.500 paket yang diberikan untuk warga masyarakat Desa Tegalluar dan sekitarnya. Melalui kegiatan gerakan pangan murah ini semoga bisa membantu program ataupun kebutuhan masyarakat terutama sembako yang saat ini sangat dibutuhkan,” kata Bupati Dadang Supriatna.
Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menambahkan kegiatan gerakan pangan murah ini tidak hanya dilakukan di Kecamatan Bojongsoang. Ia menyebut GPM akan terus dilakukan demi menjaga inflasi di wilayah Kabupaten Bandung.
Sebelumnya, kata Bupati, GPM juga dilaksanakan di kediaman Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal di Kecamatan Solokanjeruk, Rabu (4/3/2026) lalu.
“Gerakan pangan murah ini akan disebar di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bandung. Mudah-mudahan dengan adanya gerakan pangan murah ini akan bisa menstabilkan harga sembako di Kabupaten Bandung,” ungkap Kang DS.
Usai melaksanakan gerakan pangan murah, Kang DS didampingi Bunda Bedas Hj. Emma Dety Dadang Supriatna secara rutin setiap tahun membagikan zakat mal kepada anak-anak yatim sebagai penerima manfaat dari bantuan sosial tersebut.
Baca Juga:Kang DS Sambut Kunjungan Wapres, Perkuat Pemanfaatan AI di Sekolah dan PesantrenKang DS: Magrib Wajib Mengaji dan Isya Wajib Belajar Cerdaskan Anak Bangsa Berkarakter dan Berakhlakul Karimah
“Alhamdulillah kami setiap tahun rutin atau setiap akhir Ramadan saya selalu ketemu dengan anak-anak yatim piatu, fakir miskin, termasuk jompo. Alhamdulillah zakat mal kami berikan kepada 1.063 orang yang tersebar di 14 RW di Desa Tegalluar. Dulu hampir 1.800 orang, sekarang tinggal 1.063 orang,” tutur Kang DS.
