KURASI MEDIA – Sistem pengereman merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor yang berperan menjaga keselamatan pengendara.
Pada sepeda motor, rem depan memiliki peran utama dalam proses memperlambat hingga menghentikan laju kendaraan.
Sebagian besar daya pengereman berasal dari rem depan, sementara rem belakang berfungsi membantu menjaga keseimbangan dan stabilitas kendaraan.
Baca Juga:Dari Pesisir untuk Negeri, Bank BJB Hadirkan Edukasi Keuangan Bagi Nelayan Kabupaten CirebonSustainability Bond Tahap II Bank BJB Dapat Respons Positif, Perkuat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan
Namun demikian, penggunaan rem depan perlu dilakukan dengan teknik yang tepat agar tetap aman dan tidak menimbulkan risiko kehilangan kendali saat berkendara.
Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma mengatakan, “Rem depan memiliki peran besar dalam memperlambat laju sepeda motor, namun penggunaannya perlu dilakukan dengan teknik yang tepat.
Pengendara disarankan untuk melakukan pengereman saat motor dalam posisi lurus serta mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan agar kendaraan tetap stabil dan aman.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan rem depan pada sepeda motor:
1. Gunakan Rem Depan Saat Motor Dalam Posisi Lurus
Rem depan sebaiknya digunakan ketika sepeda motor berada dalam posisi lurus dan tegak.
Pada kondisi ini, distribusi beban kendaraan lebih stabil sehingga proses pengereman dapat bekerja secara maksimal dan aman.
2. Hindari Menggunakan Rem Depan Saat Berbelok
Menggunakan rem depan ketika motor sedang berbelok atau menikung berisiko menyebabkan roda depan kehilangan traksi.
Baca Juga:Bank BJB Hadirkan Promo Spesial Semarang Mountain Race 2026Bojan Hodak Dilanda Kebingungan Jelang Persib vs Persik Kediri, Ini Penyebabnya
Saat rem depan ditekan, beban kendaraan akan berpindah ke roda depan sehingga potensi tergelincir menjadi lebih besar.
3. Pahami Fungsi Rem Depan dan Rem Belakang
Rem depan berfungsi sebagai pengereman utama yang membantu menghentikan laju sepeda motor, sedangkan rem belakang membantu menjaga keseimbangan dan stabilitas kendaraan selama proses pengereman.
4. Kurangi Kecepatan Sebelum Memasuki Tikungan
Teknik berkendara yang aman adalah mengurangi kecepatan saat motor masih dalam posisi lurus sebelum memasuki tikungan.
Setelah itu, pengendara dapat mulai berbelok dengan kecepatan yang lebih terkendali.
5. Gunakan Pengereman Secara Halus dan Bertahap
Hindari menarik tuas rem depan secara mendadak. Lakukan pengereman secara halus dan bertahap agar roda depan tetap memiliki traksi yang baik dengan permukaan jalan.
