Duta Remaja & Anak Indonesia 2026 Usung 'Shining with Purpose', Berprestasi dan Jadi Agen Perubahan

Rilis
Duta Remaja dan Duta Anak Indonesia 2026 Usung \'Shining with Purpose\', Tak Sekadar Berprestasi tapi Jadi Agen Perubahan.
0 Komentar

KURASI MEDIA – Ajang Grand Final Duta Remaja Indonesia dan Duta Anak Indonesia 2026 kembali digelar dengan mengusung tema “Shining with Purpose”.

Mengambil lokasi di Kota Bandung pada 26-28 Juni 2026, kompetisi tingkat nasional tersebut menjadi ruang bagi anak-anak dan remaja dari berbagai provinsi untuk menunjukkan potensi terbaik sekaligus membangun karakter sebagai generasi penerus bangsa.

Tak hanya berorientasi pada pencapaian gelar, ajang yang diselenggarakan Yayasan Tiga Tiara Indonesia itu menekankan pentingnya membentuk sosok pemimpin muda yang mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga:PKS Dukung Tiga Raperda Pemkot Bandung, Tekankan Solusi Sampah hingga Transparansi Proyek StrategisDPRD Sahkan Perda Ketertiban Umum, Parkir Liar hingga Reklame Jadi Sorotan

Melalui tema “Shining with Purpose”, para peserta didorong menjadi pribadi yang tidak hanya bersinar karena prestasi, tetapi juga memiliki tujuan mulia dalam setiap langkahnya.

Pendiri sekaligus Regional Director Yayasan Tiga Tiara Indonesia, Paulina Vespilita Marpaung atau yang akrab disapa Miss Lina Ve, mengatakan tantangan terbesar yang dihadapi generasi muda saat ini bukan hanya persaingan untuk menjadi yang terbaik, tetapi juga menjaga karakter di tengah derasnya arus media sosial.

Menurutnya, anak-anak dan remaja kini tumbuh di era digital yang membuat setiap aktivitas mudah mendapat perhatian publik.

Kondisi tersebut dinilai dapat mengubah cara pandang terhadap makna prestasi apabila hanya berfokus mengejar popularitas.

“Kita ingin mengembalikan pemahaman anak-anak bahwa mereka harus menjadi cahaya di tengah masyarakat. Apa pun yang mereka lakukan harus membawa dampak dan menjadi inspirasi, bukan sekadar mencari sorotan,” kata Lina di Kota Bandung, Minggu (28/6/2026).

Ia menegaskan, pembentukan karakter menjadi prioritas utama Yayasan Tiga Tiara Indonesia dalam setiap penyelenggaraan ajang pemilihan duta.

Bagi Lina, kompetisi tersebut bukan sekadar memilih pemenang, melainkan menyiapkan generasi muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, serta rasa tanggung jawab terhadap masyarakat.

Baca Juga:Tips Aman Menyalip Kendaraan di Jalan RayaPemkab Bandung Jadi Percontohan Awal Program E-Learning ASN Berintegritas

“Kami hadir bukan hanya untuk menyelenggarakan sebuah perlombaan. Fokus kami adalah pembentukan karakter anak dan remaja sehingga ketika mereka menjadi duta, mereka mampu menjalankan advokasi sesuai bidang yang diembannya,” ujarnya.

Selain karakter, pemanfaatan media sosial juga menjadi perhatian khusus.

Lina menilai platform digital seharusnya dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyebarkan edukasi, inspirasi, dan kampanye positif kepada masyarakat luas.

0 Komentar