2. Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan di Depan
Jarak aman menjadi semakin penting ketika berkendara dalam kondisi hujan. Jalanan basah dapat memperpanjang jarak pengereman, sementara pandangan yang terbatas membuat pengendara membutuhkan waktu lebih untuk mengenali potensi bahaya.
Terapkan aturan jarak waktu setidaknya tiga detik sebagai acuan awal dalam kondisi normal, kemudian tambah jarak tersebut saat hujan atau ketika permukaan jalan licin. Sesuaikan kembali jarak dengan intensitas hujan, kecepatan, kondisi ban, dan kepadatan lalu lintas.
Caranya, pilih objek tetap di tepi jalan sebagai patokan. Ketika kendaraan di depan melewati objek tersebut, hitung waktu hingga sepeda motor mencapai titik yang sama. Jika jaraknya terlalu dekat, kurangi kecepatan secara bertahap untuk menciptakan ruang antar kendaraan yang lebih aman.
3. Kurangi Kecepatan dan Waspadai Genangan Air
Baca Juga:Jangan Abaikan Kondisi Ban, Ini Tips Menjaga Sepeda Motor Honda Tetap PrimaKinerja Unggul dan Konsisten Perluas Inklusi Keuangan, BRI Berhasil Raih Empat Penghargaan Top 20 FIA 2026
Genangan air di jalan tidak selalu menunjukkan kondisi permukaan yang sebenarnya. Di balik genangan, bisa terdapat lubang, permukaan jalan yang rusak, atau benda lain yang berpotensi membahayakan pengendara.
Kurangi kecepatan sebelum mencapai genangan dan hindari melintasinya dengan kecepatan tinggi. Genangan yang cukup dalam juga dapat meningkatkan risiko aquaplaning, yaitu kondisi ketika lapisan air mengurangi kontak ban dengan permukaan jalan sehingga kemampuan mengendalikan kendaraan menurun.
Apabila genangan tidak dapat dihindari dan kondisi memungkinkan untuk dilewati, jaga arah kemudi tetap stabil, hindari manuver mendadak, serta jangan melakukan pengereman keras ketika melintasinya. Jika kedalaman genangan tidak dapat dipastikan, lebih baik mencari jalur alternatif yang aman.
4. Gunakan Perlengkapan Berkendara dan Pastikan Lampu Berfungsi
Perlengkapan berkendara yang tepat membantu menjaga kenyamanan sekaligus mendukung keselamatan selama hujan. Gunakan jas hujan model setelan yang terdiri dari jaket dan celana, dengan ukuran yang pas agar tidak mengganggu pergerakan maupun tersangkut pada roda atau rantai kendaraan.
Pastikan helm terpasang dengan benar, kaca helm bersih, serta ban memiliki tekanan dan kondisi alur yang sesuai rekomendasi pabrikan. Ban dengan alur yang masih baik membantu mengalirkan air dari bidang kontak ban dengan jalan.
