Periksa juga fungsi lampu utama, lampu rem, dan lampu sein sebelum melakukan perjalanan. Pastikan lampu berfungsi dengan baik agar keberadaan dan pergerakan pengendara lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lainnya ketika hujan atau kondisi cahaya berkurang.
5. Utamakan Keselamatan, Jangan Memaksakan Perjalanan
Selain menerapkan teknik berkendara yang tepat, pengendara perlu memahami kapan harus menghentikan perjalanan sementara. Apabila hujan sangat lebat, jarak pandang menurun drastis, atau angin kencang membuat kendaraan sulit dikendalikan, menepilah di lokasi yang aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
Hindari berhenti di bawah pohon, dekat tiang listrik, atau di lokasi yang rawan banjir. Lanjutkan perjalanan setelah kondisi memungkinkan dan jarak pandang kembali memadai.
Baca Juga:Jangan Abaikan Kondisi Ban, Ini Tips Menjaga Sepeda Motor Honda Tetap PrimaKinerja Unggul dan Konsisten Perluas Inklusi Keuangan, BRI Berhasil Raih Empat Penghargaan Top 20 FIA 2026
Melalui edukasi keselamatan berkendara ini, DAM mengajak seluruh pengguna sepeda motor untuk selalu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, menjaga jarak aman, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai.
Ingat, kondisi jalan yang basah membutuhkan perhatian dan pengendalian yang lebih baik. Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, dan selalu #Cari_Aman di setiap perjalanan.
