Sementara itu, Hilman Yoswandi memperkenalkan pemanfaatan ekosistem teknologi Google untuk membantu UMKM meningkatkan efisiensi dan mengembangkan bisnis. Ia menjelaskan bahwa transformasi digital dapat dimulai dari langkah sederhana yang dapat diterapkan secara bertahap, melalui konsep Tangga Digital UMKM.
Salah satu langkah awal adalah memanfaatkan Google Business Profile agar lokasi dan informasi usaha lebih mudah ditemukan calon konsumen melalui Google Search dan Google Maps.
“Kita mendorong pelaku UMKM memanfaatkan Gemini AI sebagai asisten digital dalam menjalankan aktivitas bisnis sehari-hari. Teknologi ini dapat membantu pemilik usaha menyusun materi promosi, membuat deskripsi produk, merespons ulasan pelanggan, hingga membantu menganalisis data penjualan,” tambahnya.
Baca Juga:Angkat Wastra Yogyakarta ke Fesyen Modern, Jogjastory Kembangkan Usaha bersama linkumkm by BRIPebalap Binaan Astra Honda Siap Melesat di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan aplikasi digital seperti Aksesmu yang dapat membantu pengelolaan stok dan pencatatan keuangan warung melalui telepon seluler. Berbagai solusi tersebut diharapkan dapat mempermudah pelaku usaha, termasuk pemilik warung tradisional, dalam mengelola bisnis secara lebih efisien.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Putri (45), salah satu pelaku UMKM asal Bandung yang menjalankan usaha mochi, mengaku memperoleh wawasan baru yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan bisnisnya. Salah satunya adalah bagaimana memanfaatkan teknologi untuk menyusun deskripsi produk yang lebih menarik sehingga dapat menjangkau konsumen baru.
Ketua Panitia Hari Ritel Nasional 2026, FX Yudi Hartanto, mengatakan bahwa workshop dan seminar UMKM ini merupakan bagian dari komitmen APRINDO untuk mendorong pelaku usaha lokal agar mampu berkembang dan mengambil peran lebih besar dalam ekosistem perdagangan modern.
Menurutnya, kolaborasi antara industri ritel, pelaku UMKM, asosiasi, dan penyedia teknologi menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat daya saing produk lokal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
APRINDO, lanjutnya, terus berupaya menghadirkan ruang edukasi, pendampingan, dan kolaborasi agar UMKM tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memenuhi standar kualitas, memiliki manajemen usaha yang baik, serta siap memperluas akses pasar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan rangkaian Hari Ritel Nasional 2026. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi pelaku UMKM di berbagai daerah.
