Almas Sjafrina mendesak Kejaksaan Agung untuk segera memeriksa sejumlah pihak yang diduga terlibat. Termasuk PPK, kuasa pengguna anggaran, dan Nadiem Makarim sebagai pengguna anggaran saat itu.
ICW menuntut Kejagung untuk transparan dalam mengungkap bentuk korupsi dan estimasi kerugian negara. (*)
