Refleksi 27 Tahun PKB, Politik Kehadiran Ala Kang Cucun Sukses Jadikan PKB Partai Terbesar di Kab. Bandung

Refleksi 27 Tahun PKB, Politik Kehadiran Ala Kang Cucun Sukses Jadikan PKB Partai Terbesar di Kab. Bandung
Refleksi 27 Tahun PKB, Politik Kehadiran Ala Kang Cucun Sukses Jadikan PKB Partai Terbesar di Kab. Bandung
0 Komentar

Dengan ketekunan dan militansinya, Kang Cucun yang memang memiliki basic santri, tak kenal lelah terus melangkah dan bekerja keras untuk membesarkan perahu bernama Partai Kebangkitan Bangsa.

Dalam perjuangan membesarkan PKB, Cucun mengaku terinspirasi dari filosofi Qur’an Surat Ibrohim ayat 24-25, yang kemudian menjadi prinsip perjuangan PKB.

Ia mengimplementasikan filosofi ayat itu bagaimana sebuah pohon itu harus memiliki akar yang kuat dan pohonnya bisa menjulang tinggi ke langit serta pohon ini memberikan buah yang memberikan manfaat setiap waktu.

Baca Juga:Indonesia Pangkas Belanja Negara hingga Rp306,7 Triliun: Berdampak terhadap Layanan Publik dan Pertumbuhan?Sidang Tahunan MPR: Publik Desak Pemerintahan Prabowo Kembalikan Konstitusi UUD 1945 Asli

Lambat laun dengan konsistensi implementasi ‘politik kehadiran’ ala Kang Cucun yang selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi, PKB yang dilahirkan dari rahim Nahdhatul Ulama (NU) terus mengakar dan menjadi bagian dari masyarakat Kabupaten Bandung.

Konsistensi gerakan Kang Cucun hingga akar rumput itulah yang menjadi pondasi dasar pengembangan PKB di Kabupaten Bandung.

“Prinsip kami, tidak ada hari yang kosong untuk melayani masyarakat. Politik kehadiran PKB bukan hadir lima tahunan, tapi hadir setiap hari di masyarakat,” ungkap Cucun.

Kiprahnya sebagai ‘solusi umat’ khususnya di dapil 2 Jabar yang meliputi Kabupaten Bandung dan KBB semakin signifikan ketika Cucun diamanahi Ketua Fraksi PKB DPR RI dan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI.

Pria kelahiran Solokanjeruk yang saat ini dipercaya sebagai pimpinan DPR RI itu benar-benar menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat. Kang Cucun secara konsisten terus menyuarakan aspirasi dan memberikan solusi untuk masyarakat Kabupaten Bandung dan Bandung Barat.

“Guru saya almagfurlah KH Ilyas Ruhiat (Cipasung) membuat PKB itu tidak ingin apa-apa. Tujuannya hanya ingin selalu memberikan manfaat untuk masyarakat,” tegas Cucun.

Anggaran APBN menggelontorkan deras ke daerah untuk masyarakat. Berbagai aspirasi masyarakat, secara nyata dan konkrit dibuktikannya. Mulai dari masalah infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan berbagai bidang lainnya.

Baca Juga:Negara Berkembang Wajib Kembangkan Sistem Harga Karbon yang Ilmiah, Ini PenjelasannyaPertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2025 Capai 5,12%: Tanda Pemulihan Kuat?

Tak heran pada pileg 2024 lalu, Kang Haji Cucun meraih suara terbanyak di dapil 2 Jabar. Suami Eneng Sumiati itu meraih 267.788 suara. Ini menandakan kepercayaan besar masyarakat Kabupaten Bandung dan KBB terhadapnya.

0 Komentar