KURASI MEDIA – Persib Bandung akan membuka perjalanan mereka di tahun 2026 dengan melakoni laga tandang melawan Persik Kediri pada pekan ke-16 Liga 1 musim 2025/2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya, Senin (5/1/2026), dipastikan digelar tanpa kehadiran Bobotoh di tribun penonton.
Ketiadaan pendukung Persib bukan tanpa alasan. Regulasi Liga 1 kembali menegaskan larangan kehadiran suporter tim tamu di stadion. Aturan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Maung Bandung yang memulai paruh kedua kompetisi dengan status tamu.
Larangan tersebut merujuk pada Pasal 5 Regulasi Liga 1 serta Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, yang secara tegas melarang suporter klub tamu hadir langsung di kandang lawan. Pelanggaran terhadap ketentuan ini berpotensi berujung sanksi serius, termasuk denda finansial yang dapat merugikan klub.
Baca Juga:Sasa Bumbu Kaldu Jadi Solusi Strategis Menjawab Tantangan Dinamika Industri Pangan 2026Pentingnya Perawatan Radiator untuk Menjaga Performa Mesin
Menyikapi hal tersebut, manajemen Persib mengambil langkah preventif dengan mengintensifkan edukasi kepada Bobotoh. Imbauan disampaikan agar suporter tidak memaksakan diri datang ke Kediri demi menjaga ketertiban kompetisi dan menghindari risiko hukuman dari federasi.
“Dukungan bisa diberikan dari rumah masing-masing. Persik Kediri juga telah mengeluarkan imbauan resmi agar suporter tamu tidak hadir di stadion,” ujar Head of Communications Persib, Adhi Pratama, seperti dikutip dari laman resmi klub, Kamis (1/1/2026).
Adhi menegaskan, dukungan moral Bobotoh tetap sangat berarti meski disalurkan dari jarak jauh. Menurutnya, era digital memberi ruang bagi suporter untuk tetap memberi energi positif tanpa melanggar regulasi.
“Kami berharap doa dan dukungan dari jauh bisa menjadi tambahan motivasi bagi pemain untuk mempertahankan tren positif,” lanjutnya.
Walau Stadion Brawijaya tak akan diramaikan nyanyian Bobotoh, Persib tetap menargetkan hasil maksimal. Kepatuhan suporter dinilai menjadi faktor penting agar tim dapat fokus sepenuhnya mengejar kemenangan tanpa gangguan persoalan disiplin di luar lapangan.
