KURASI MEDIA – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) memadati Dome Balerame, kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Rabu (25/3/2026), dalam gelaran halal bihalal pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.
Kehadiran para pejabat dan ASN dari berbagai perangkat daerah itu memperlihatkan soliditas internal birokrasi, sekaligus menjadi momentum refleksi pelayanan publik.
Acara tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung, menegaskan kuatnya sinergi lintas lembaga di tingkat daerah dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga:Yana Rosmiana, Defisit TKD Sebesar Rp975 Miliar, Untuk Menutup Kekurangan UPT Menjadi Motor PenggerakKode Redeem FC Mobile Terbaru 25 Maret 2026, Edisi Lebaran Hadirkan Pemain OVR Tinggi dan Gems Gratis!
Sejak pagi, suasana Dome Balerame tampak tertib dan khidmat. Para ASN mengenakan pakaian serba putih dengan bawahan hitam, menciptakan pemandangan seragam yang mencerminkan kesederhanaan sekaligus kekompakan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat undangan resmi Sekretariat Daerah bernomor 400.14.1.3/9402/0579A/UMUM tertanggal 17 Maret 2026 yang ditujukan kepada para kepala dinas, kepala badan, hingga pejabat struktural di lingkungan Setda.
Dalam sambutannya, Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa halal bihalal tahun ini tidak boleh sekadar menjadi rutinitas seremonial tahunan.
Ia mengajak seluruh ASN untuk memaknai Idulfitri sebagai titik balik peningkatan integritas dan kualitas pelayanan publik.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bandung, kami mengucapkan minal aidzin wal faidzin. Ibadah kita belum sempurna jika belum diakhiri dengan habluminannas, saling memaafkan,” ujar Dadang.
Ia juga mengungkapkan capaian penghimpunan zakat fitrah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di lingkungan Pemkab Bandung yang mencapai sekitar Rp90 miliar.
Menurutnya, angka tersebut mencerminkan meningkatnya kepedulian sosial sekaligus kesadaran spiritual para ASN.
Baca Juga:BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Masih Berpotensi Hujan Jelang Musim KemarauHijabers Serenity Ride Satukan Pecinta Scoopy yang Stylish di Cirebon
Lebih jauh, Dadang menekankan bahwa sebagai pejabat publik, ASN dituntut untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional dan berintegritas.
“Momentum Idulfitri ini harus menjadi penguat keimanan dan ketakwaan, yang diwujudkan dalam kinerja nyata. Kita adalah pelayan masyarakat, bukan sekadar aparatur administratif,” tegasnya.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan musafahah atau saling bersalaman antara pimpinan daerah, Forkopimda, dan para ASN.
Suasana hangat dan penuh keakraban pun terasa, menegaskan pesan utama yang ingin dibangun: menghapus sekat, mempererat silaturahmi, dan memperkuat komitmen pelayanan.
