KURASI MEDIA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Jumat, 17 April 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia diperkirakan akan diguyur hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga lebat, yang berpotensi disertai petir dan angin kencang.
Mengutip laporan Antara, prakirawan Puji Sibuea menjelaskan bahwa terdapat daerah konvergensi yang memanjang di beberapa wilayah, seperti Selat Karimata hingga Kalimantan Barat, pesisir barat Aceh, Laut Banda hingga Papua Selatan, serta dari Sumatra Barat ke Sumatra Utara. Selain itu, fenomena serupa juga terjadi di pesisir timur Lampung hingga Sumatera Selatan, serta dari pesisir selatan Jawa Timur hingga Jawa Tengah.
Kondisi tersebut memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah yang dilalui, sehingga meningkatkan peluang terjadinya hujan dengan intensitas tinggi.
Baca Juga:Bansos PKH dan BPNT April–Juni 2026 Cair Lebih Cepat, Ini Cara Cek dan NominalnyaIni Dia Daftar Kode Redeem FC Mobile yang Masih Aktif Hari Kamis 16 April 2026, Klaim Sekarang!
BMKG memprakirakan sejumlah kota besar akan mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai kilat dan angin kencang, antara lain Pekanbaru, Tanjung Pinang, Palembang, Banjarmasin, Tanjung Selor, Jayapura, dan Merauke.
Sementara itu, hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sejumlah kota lainnya seperti Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Denpasar, Mamuju, Palu, Gorontalo, Ternate, Manokwari, dan Jayawijaya.
Adapun beberapa wilayah diprediksi hanya mengalami kondisi berawan, di antaranya Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Kupang, Manado, Makassar, Kendari, Ambon, dan Nabire.
Sebelumnya, BMKG juga mengungkapkan bahwa tingginya curah hujan di wilayah barat Sumatera hingga Jawa dipengaruhi oleh dampak tidak langsung dari bibit siklon tropis 92S di Samudra Hindia barat daya Sumatra.
Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin, menyatakan bahwa meskipun bibit siklon tersebut mulai menjauh dari Indonesia, masyarakat tetap perlu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Ia menegaskan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan di sejumlah wilayah.
