KURASI MEDIA – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyelenggarakan Bumi Berseru Fest 2025 yang kini memasuki tahap akhir atau Awarding Day.
Program ini dirancang sebagai platform kolaboratif berbasis inovasi teknologi yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga akselerasi implementasi solusi nyata di masyarakat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, sebanyak 13,4% dari total 84.139 desa/kelurahan di Indonesia telah mengalami setidaknya satu jenis pencemaran lingkungan.
Baca Juga:15 Kode Redeem FC Mobile Kamis 7 Mei 2026: Gratis Player Pack dan Ribuan Koin!Figur H Didit Muncul Sebagai 'Kuda Hitam' Calon Ketua Golkar Kabupaten Bandung
Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya mitigasi yang komprehensif, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat termasuk akses terhadap air bersih, kesehatan, serta keberlanjutan ekosistem.
Antusiasme publik terhadap program ini tercermin dari partisipasi lebih dari 2.200 pendaftar dari berbagai wilayah di Indonesia. Melalui proses seleksi yang ketat dan bertahap, sebanyak 83 tim terpilih untuk mengikuti sesi pitching secara daring.
Selanjutnya, 47 tim terbaik memperoleh dukungan pendanaan dan pendampingan untuk mengimplementasikan program inovasi lingkungan secara langsung di masyarakat.
Pada periode implementasi yang berlangsung selama tiga bulan, para peserta menjalankan berbagai inisiatif lingkungan secara langsung di tengah masyarakat.
Telkom turut memberikan pendampingan intensif melalui sesi mentoring, penguatan kapasitas, serta evaluasi berkala guna memastikan setiap solusi memiliki dampak yang terukur dan tepat sasaran.
Puncak rangkaian kegiatan ditandai dengan penyelenggaraan Awarding Day Bumi Berseru Fest 2025 pada 25 April 2026. Pada tahap akhir ini, 47 semifinalis kembali mempresentasikan hasil implementasi program mereka di hadapan dewan juri.
Dari proses tersebut, terpilih 17 inovator terbaik nasional yang dinilai berhasil menghadirkan solusi inovatif dengan dampak signifikan terhadap lingkungan.
Baca Juga:Blokir Serentak, DJP Jawa Barat I Bekukan 275 Rekening Penunggak PajakUpdate Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Kamis 7 Mei 2026
Pada kategori Teknologi Hijau, penghargaan diberikan kepada Carbon Circle Community dan Satu Banten. Untuk kategori Aksi untuk Bumi, sub-kategori Air diraih oleh Hima Biologi, Blue Triangle Conservation, serta Kelompok Muda Pecinta Hutan Desa Hoder. Sementara sub-kategori Tanah dimenangkan oleh Komunitas Urban Farming Lebak, EkoSwara, dan HPAI Malang Raya.
Sementara itu, pada kategori Inovasi Eco-Produk, sub-kategori Daur Ulang dimenangkan oleh Tenun Ikat by Nay Collection, Underwater Crafting, dan Sekar Handycraft. Sub-kategori Gaya Hidup diraih oleh Hanenda.idn, Oentukmu.id, dan Noto Godhong, serta sub-kategori Material Inovatif dimenangkan oleh Binangan Jabu, Tano Puan, dan King Leaf Internasional.
